AS Siap Berdialog Langsung dengan Iran,Teheran: Barat Percuma Gunakan Bahasa Intimidasi

0
266

Teheran, LiputanIslam.com –  Saluran berita TV Al Jazeera mengutip pernyataan Utusan Amerika Serikat (AS) untuk Iran Robert Malley, Kamis (9/10), bahwa Washington siap bernegosiasi langsung dengan Teheran mengenai program nuklir Iran.

Malley menyebut negosiasi langsung itu sebagai solusi paling ideal untuk mengatasi kerumitan. Dia juga menilai Iran tidak mengajukan proposal yang konstruktif dalam perundingan-perundingan sebelumnya, dan bahkan malah menarik kembali konsesi-konsensi yang telah dibuatnya.

Laporan lain menyebutkan bahwa Nasralah Bajmanfar, anggota dewan pimpinan Komisi Kontitusi Parlemen Iran, menegaskan bahwa Barat tak bisa berbicara dengan Iran dengan “bahasa kekuatan”, dan bahwa ancaman terhadap Teheran hanya “akan memberatkan mereka (Barat)” sendiri.

“Terlepas dari klaim mereka, Barat menghadapi krisis yang parah, dan pada gilirannya tak bisa berbicara dengan Iran dengan bahasa kekuatan. Siapa menggunakan bahasa kekuatan terhadap kami akan menerima tamparan-tamparan kuat dari Iran, dan mereka tahu persis bahwa ancaman terhadap Iran akan memberatkan mereka,” sumbarnya.

Dia menambahkan, “Kami tak akan menon-aktifkan urusan internal negara lantaran perundingan. Sambil mengikuti perundingan, kami akan terus melanjutkan hubungan kami dengan negara-negara dunia lainnya, dan ini memainkan  peran penting dalam penggagalan sanksi dan penanggulangan atasnya. Kami harus melanjutkan penggagalan sanksi.”

Dia lantas memperingatkan, “Barat hendaklah mengetahui bahwa Iran tak akan selamanya melanjutkan perundingan jika tak berguna. Kami akan terus mengikuti perundingan dengan syarat berdampak positif bagi bangsa Iran dan semua sanksi dicabut.” (mm/raialyoum)

Baca juga:

Pembicaraan Terbaru Nuklir Iran Berakhir, Para Delegasi di Wina Sepakat Lanjutkan Negosiasi

Jubir IRGC: Para Pengikut Martir Qasem Soleimani Melanjutkan Perjuangan, Israel akan Hancur

DISKUSI: