AS Klaim Iran Bangun Terowongan Besar di Perbatasan Irak-Suriah

0
154

TelAviv, LiputanIslam.com –  Media AS melaporkan bahwa Iran mulai menggali terowongan di sebuah pangkalan militer yang digunakan oleh pasukan Iran di Suriah timur di perbatasan Suriah-Irak.

Perusahaan ImageSat International milik Israel, Selasa (10/12/2019), merilis beberapa foto satelit yang disebutnya memperlihatkan penggalian terowongan di pangkalan militer Imam Ali di Albu Kamal di perbatasan Suriah-Irak.

Perusahaan itu menjelaskan bahwa terowongan itu digali selebar 4-5 meter sehingga cukup untuk lintasan truk dan kendaraan besar, dan diduga dimaksudkan untuk menyimpan senjata atau material sensitif.

Menurut laporan Fox News, panjang terowongan itu sekitar 400 kaki (120 meter), lebar 15 kaki (4,5 meter) dan kedalaman 13 kaki (sekitar 4 meter).

Sumber-sumber intelijen mengatakan kepada Fox News bahwa terowongan itu akan digunakan untuk menyimpan rudal dan senjata, dan bahwa sekarang sudah berada di tahap akhir konstruksi dan akan segera digunakan.

Baca: KTT GCC Rilis Deklarasi, Raja Salman Serukan Aliansi Anti-Iran

Disebutkan pula bahwa lokasi tersebut pernah mendapat serangan udara Israel, sedang digunakan oleh Pasukan Quds Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), dan proyeknya dilaksanakan dengan persetujuan komando tertinggi Iran.

Surat kabar AS New York Times pekan lalu mengutip keterangan para pejabat AS bahwa Iran mengangkut rudal jarak pendek ke Irak, yang dapat mengena sasaran di Israel dan Arab Saudi serta menarget pangkalan-pangkalan AS di kawasan sekitar.

Baca: Pasukan Elit Iran Bersumpah akan Ratakan Tel Aviv dengan Tanah

Sementara itu, komandan umum IRGC Mayjen Mohammad Ali Jafari Senin lalu menegaskan bahwa rudal-rudal Iran yang berjarak jelajah di atas 1000 kilometer memiliki presisi yang sangat tinggi.

“Seluruh dunia mengetahui bahwa Republik Islam Iran kini berada dalam posisi istimewa di bidang pertahanan dan keamanan,” ungkapnya.

Dia menambahkan, “Rudal-rudal kami yang jarak jelajahnya melebihi 1000 kilometer sudah sangat akurat sehingga kami dapat menyasar ruang pertemuan mereka (para petinggi ISIS di timur Furat, Suriah, pada tahun lalu – red), dan ini merupakan hasil jerih payah para pemuda kami.” (mm/rtarabic/alalam)

DISKUSI: