AS Desak Israel Hentikan Pengembangan Permukiman Yahudi di Tepi Barat

0
321

Washington, LiputanIslam.com –   Situs berita Axios melaporkan bahwa pemerintahan Presiden AS Joe Biden telah meminta Perdana Menteri Israel Naftali Bennett untuk “menghentikan perluasan pemukiman di Tepi Barat.”

Biden memberikan “tekanan pada pemerintah Israel” agar mengekang “tindakan-tindakan provokatif” mengenai pembangunan pemukiman Zionis Yajudi, yang dianggap pemerintah AS sebagai “ancaman terhadap solusi dua negara”.

Menurut Axios, Biden memberikan tekanan demikian “sebagai awal pengambilan langkah AS di masa depan dalam hal ini”.

Situs itu menambahkan, “Presiden Biden mengatakan kepada Perdana Menteri Israel Naftali Bennett, selama kunjungannya pada 27 Agustus, bahwa pemerintah Israel harus mengambil beberapa langkah untuk membatasi pergerakan pemukiman.”

Di pihak lain, Bennett berjanji untuk membangun sebatas apa yang dibutuhkan oleh tingkat “pertumbuhan alami”.

Seorang pejabat AS dalam pernyataan pers mengatakan bahwa pemerintah telah melakukan kontak dengan “Israel” mengenai pemukiman, setiap minggu, sejak Biden menjamu Bennett di Gedung Putih pada akhir Agustus lalu.

Sebelumnya, negara-negara Eropa menyeru Israel  segera menghentikan pembangunan permukiman di Tepi Barat. Dalam pernyataan bersama, kementerian luar negeri Prancis, Inggris, Jerman, Italia, dan Spanyol mendesak Israel segera menghentikan pembangunan unit-unit permukiman di Tepi Barat, mengingat perluasan permukiman itu “melanggar hukum internasional.”

Pelapor Khusus PBB di Wilayah Pendudukan Palestina mengatakan bahwa “pemukiman Israel adalah kejahatan perang yang berkelanjutan.” (mm/almayadeen)

Baca juga:

Palestina dan Yordania Kecam Israel Izinkan Yahudi Beribadah di Halaman Masjid Al-Aqsa

Sekjen Jihad Islam: Melawan Zionis Pembunuh Wajib seperti Salat

DISKUSI: