AS dan Rusia Berkemungkinan Bekerjasama Membuka Jalur Kemanusiaan di Suriah

0
276

Jenewa, LiputanIslam.com –  AS dan Rusia dilaporkan berkemungkinan menjalin kerjasama untuk membuka jalur kemanusiaaan di Suriah sebagai upaya meringankan beban krisis yang diderita negara ini.

Dikutip Sky News Araby, Rabu (16/6), sumber-sumber di Kemlu AS menyatakan bahwa Presiden AS Joe Biden telah menekankan perlunya kerjasama AS-Rusia untuk membuka jalur tersebut.

Hal ini dinyatakan setelah Biden dan Presiden Rusia Vladimir Putin mengakhiri pertemuan puncak antara keduanya di Jenewa, Swiss.

Keduanya telah mengumumkan rencana mereka mengadakan dialog bilateral mengenai stabilitas strategis serta komitmen Washington dan Moskow pada kewajiban mencegah perang nuklir.

Dalam statemen bersama yang dirilis usai pertemuan di Jenewa dan dimuat di website Kremlin, Rabu, keduanya menyatakan, “Hari ini kami memperbarui komitmen kami pada prinsip yang mengatakan bahwa dalam perang nuklir tak akan ada pemenang, dan jangan sampai pernah dikobarkan sama sekali.”

Disebutkan pula bahwa keduanya menyebut perpanjangan Perjanjian START (Strategic Arms Reduction Treaty) III antara Washington dan Moskow sebagai bukti konsistensi kedua negara untuk mengawasi persenjataan nuklir, dan demi mewujudkan tujuan ini AS dan Rusia akan mengadakan dialog bilateral komprehensif mengenai stabilitas strategis. (mm/rt)

Baca juga:

Digempur Tentara Suriah, Jubir Tahrir Sham dan Belasan Orang Lainnya Tewas

[Video]: Pertahanan  Udara Suriah Tangkis Serangan Israel

DISKUSI: