AS Bantah Lakukan Serangan, Ini Tanggapan Pasukan Relawan Irak

0
246

Baghdad, LiputanIslam.com –  Wakil Sekjen kelompok pejuang Irak Asaib Ahl Al-Haq, Syeikh Qais Al-Khazali, mengomentari pernyataan AS yang menepis keterlibatan negara ini dalam serangan udara yang terjadi pada Selasa malam lalu terhadap pasukan relawan Irak Al-Hashd Al-Shaabi atau Pasukan Mobilasi Popular (PMF).

“Bantahan AS atas pelanggaran yang terjadi belakangan ini terhadap kedaulatan Irak dengan serangan terhadap fasilitas PMF tidaklah meloloskan mereka dari tanggungjawab,” tegas Al-Khazali di Twitter, Kamis (16/9), sembari mendesak pemerintah Irak agar menunaikan kewajibannya mengadakan sistem pertahanan udara yang sanggup mempertahankan kedaulatan Irak.

Dia menjelaskan, “Jika pelaku tindakan ini bukan AS maka ini berarti pelakunya adalah Israel, sementara semua orang tahu bahwa jet tempur Israel tak dapat mengundara di angkasa Irak dan menyerang fasilitas militer di wilayah Irak tanpa persetujuan dari pihak AS.”

Khazali menegaskan, “Hal ini mengkonfirmasi apa yang telah kami katakan sebelumnya bahwa Zionis adalah musuh hakiki yang pertama dan terbesar bagi Irak, dan bahwa opsi bergabung dengan perimbangan deterensi regional untuk resistensi adalah pilihan yang benar.”

Wakil Sekjen Asaib Ahl Al-Haq menambahkan, “Kebungkaman pihak pemerintah dan tidak adanya celaan dari sejumlah elemen politik terhadap perbuatan itu adalah sesuatu yang tak dapat diterima dan bertolak belakang dengan klaim-klaim nasionalisme dan rasa peduli kedaulatan. Tidak adanya inisiatif pemerintah untuk membeli sistem pertahanan udara agar Irak dapat mempertahankan angkasanya dan mencegah pelanggaran Israel dan Turki yang berkelanjutan menimbulkan tanda tanya mengenai penyebab dan latar belakangnya.” (mm/alalam)

Baca juga:

Serangan Udara “Misterius” Menerjang Pasukan Relawan Irak

Ditemui Perdana Menteri Irak, Presiden Iran Ungkit Kasus Pembunuhan Jenderal Soleimani

DISKUSI: