AS akan Tarik Sistem Patriotnya dari Saudi, Yordania, Kuwait dan Irak

0
360

Washington, LiputanIslam.com –  Amerika Serikat (AS) akan menarik sistem pertahanan rudal Patriotnya dari sejumlah negara Arab, termasuk Arab Saudi, Kuwait, Yordania dan Irak. Demikian dilaporkan oleh surat kabar Wall Street Journal berdasarkan pernyataan para pejabat AS.

Dikutip beberapa media berbahasa Arab, Jumat (18/6), surat kabar AS itu melaporkan pernyataan para pejabat AS bahwa pemerintahan Presiden Joe Biden akan melakukan pengurangan secara drastis jumlah sistem pertahanan anti-rudalnya di Timur Tengah dalam rangka mengatur ulang keberadaan militernya di kawasan ini manakala militer AS menghadapi tantangan dari China dan Rusia.

“Pentagon (Kemhan AS) akan menarik sekira 8 baterai Patriot dari beberapa negara, termasuk Irak, Kuwait, Yordania dan Saudi serta sistem Thaad dari Saudi, dan akan dikurangi pula skuadron tempur yang dikhususkan untuk kawasan ini,” ungkap pejabat AS.

Para pejabat AS juga menyebutkan bahwa pemindahan pasukan mencakup ratusan tentara di satuan-satuan yang bekerja atau mendukung sistem-sitem tersebut.

Langkah ini dilakukan ketika militer AS berencana menarik pasukannya secara total dari Afghanistan pada musim panas, dan setelah AS mengurangi  pasukannya di Irak pada musim gugur lalu dengan alasan bahwa pasukan Irak sudah dapat menjamin keamanan negaranya sendiri. (mm/raialyoum)

Baca juga:

AS dan Rusia Berkemungkinan Bekerjasama Membuka Jalur Kemanusiaan di Suriah

Biden Didesak Ratusan Tokoh Dunia untuk Hentikan Hegemoni Israel

DISKUSI: