AS akan Segera Kurangi Jumlah Pasukannya di Irak Menjadi 3000 personil

0
30

Washington, LiputanIslam.com –   Amerika Serikat (AS) akan menarik sekitar 2200 tentaranya dari Irak pada akhir bulan ini, demikian dikatakan oleh Kepala Komando Pusat AS (CENTCOM) Jenderal Frank McKenzie, Rabu (9/9/2020).

“Sebagai pengakuan atas kemajuan besar yang telah dibuat pasukan Irak, dan dalam konsultasi serta koordinasi dengan pemerintah Irak dan mitra koalisi kami, AS telah memutuskan untuk mengurangi kehadiran pasukan kami di Irak dari sekitar 5.200 menjadi 3.000 tentara dalam bulan September, ”kata McKenzie saat upacara pergantian komando di Baghdad.

Sehari sebelumnya, seorang pejabat senior AS mengatakan Presiden Donald Trump akan mengumumkan pengurangan signifikan kehadiran militer AS di Irak pada Rabu malam, demikian pula di Afghanistan dalam beberapa hari mendatang.

Mckenzie mengatakan sisa pasukan AS di Irak akan melanjutkan misi mereka saat ini untuk memberikan bantuan dan menasihati mitra lokalnya.

Situs berita Al-Alam milik Iran menyebut pernyataan itu “sandiwara” belaka untuk konsumsi publik dalam negeri AS menjelang pemilu presiden dan tak ada kaitannya dengan aspirasi rakyat Irak. Trump ingin menunjukkan dirinya menepati janji yang dia lontarkan empat tahun silam untuk menarik pasukan AS dari Irak.

Al-Alam juga menyinggung adanya data bahwa di Irak terdapat 20,000 tentara AS yang bertugas dalam misi militer maupun dengan berbagai kedok lain seperti keamanan, ekonomi, dan bahkan kebudayaan. Menurut Al-Alam, McKenzie tidak menyebutkan jumlah tentara AS yang sebenarnya di Irak.

Pada Januari 2020, menyusul serangan AS yang menewaskan jenderal legendaris Iran, Qassem Solemani, dan wakil ketua pasukan relawan Irak Al-Hashd Al-Shaabi, Abu Mahdi al-Muhandis, parlemen Irak memutuskan undang-undang yang mengharuskan pasukan AS keluar dari Irak.

Negeri 1001 Malam itu kemudian dilanda banyak unjuk rasa jutaan rakyat yang menutut tentara AS angkat kaki dari Irak.  Selain itu, para pejuang Irak  juga semakin kerap menyerang pasukan AS di berbagai tempat serta area komplek Kedutaan Besar AS di Zona Hijau di pusat Baghdad, ibu kota Irak. (mm/amn/alalam)

Baca juga:

Pejabat Gedung Putih Ungkap Jadwal Penandatangan Kesepakatan Normalisasi UEA-Israel

Israel Serang Suriah dari Arah Pangkalan AS di Tanaf.

DISKUSI: