Arab Saudi Dikabarkan AS Bersiaga Menghadapi Serangan Iran

0
42

Washington, LiputanIslam.com   Seorang juru bicara Dewan Keamanan Nasional Amerika Serikat (AS) menyatakan negara ini prihatin atas adanya ancaman dari Iran terhadap Arab Saudi, dan tidak akan ragu untuk menanggapi jika dirasa perlu.

“Kami prihatin atas ancaman ini, dan kami terus berkomunikasi dengan Saudi melalui saluran militer dan intelijen. Kami tidak akan ragu untuk bertindak membela kepentingan dan mitra kami di kawasan,” ujarnya.

Sebelumnya, surat kabar AS Wall Street Journal (WSJ) melaporkan bahwa Arab Saudi telah bertukar informasi intelijen dengan AS mengenai hal ini.

Tanpa menyebutkan nama, WSJ mengutip pernyataan para pejabat bahwa Arab Saudi telah bertukar informasi intelijen dengan AS yang memperingatkan adanya kemungkinan serangan segera Iran terhadap target-target di Saudi.

Para pejabat itu menambahkan bahwa AS, Arab Saudi dan negara-negara tetangganya menaikkan tingkat siaga pasukan militer setelah ada peringatan tersebut.

Surat kabar itu mengutip pernyataan Dewan Keamanan Nasional AS bahwa Washington “prihatin” atas peringatan yang datang dari Arab Saudi dan siap menanggapi jika Iran menyerang.

Seorang juru bicara dewan itu mengatakan, “Kami prihatin atas  ancaman tersebut, dan tetap berhubungan terus-menerus melalui saluran intelijen dan militer dengan Arab Saudi.”

Para pejabat Saudi menyatakan Iran sedang bersiap melancarkan serangan terhadap Saudi dan kota Erbil di Irak utara terkait dengan gelombang protes yang terjadi di Iran sejak September.

Beberapa waktu lalu Iran telah menyerang Irak utara dengan puluhan rudal balistik dan drone sejak akhir September.

Teheran secara terbuka menyalahkan kelompok separatis Kurdi Iran yang berbasis di Irak utara karena mengobarkan kerusuhan di Iran. (mm/raialyoum)

Baca juga:

Saudi Jatuhkan Hukuman Mati terhadap 15 Tahanan Politik

Iran Ingatkan Eropa Soal Rencana Blacklist IRGC sebagai Organisasi Teroris

 

 

DISKUSI: