Ansarullah Yaman Umumkan Keberhasilannya Menguasai Provinsi Jawf yang Berbatasan dengan Saudi

0
388

Sanaa, LiputanIslam.com –  Tentara Yaman yang bersekutu dengan kelompok pejuang Ansarullah mengumumkan keberhasilan mereka menguasai sebagian besar wilayah provinsi Al-Jawf yang berbatasan dengan wilayah Arab Saudi.

“Pasukan kami menguasai total area sekira 1.200 kilometer persegi dari provinsi ini dalam operasi militer bersandi Fajar Gurun,” ungkap juru bicara tentara Yaman Brigjen Yahya Saree, pada konferensi pers Sanaa, di ibukota Yaman, Rabu (29/12).

Dia menambahkan, “Dengan demikian, sebagian besar wilayah Provinsi Al-Jawf telah dibebaskan, kecuali beberapa daerah gurun.”

Dia menyebutkan bahwa operasi tersebut mengakibatkan “terbunuhnya 35 orang dari pihak musuh (koalisi yang dipimpin Arab Saudi), terlukanya 37 lainnya, dan tertawannya 45 lainnya”.

Dia juga mengatakan, “Pasukan kami berhasil merusak dan membakar 15 mobil dan kendaraan lapis baja, serta menyita sejumlah besar senjata sedang dan ringan.”

Mengenai serangan pasukan koalisi, dia menjelaskan bahwa jet-jet tempur “agresor (koalisi Arab) telah melancarkan lebih dari 60 serangan dalam upaya untuk menghalangi pasukan kami, namun mereka gagal.”

Menurut Saree, dalam dua pekan terakhir ini Saudi dan sekutunya telah melancarkan 500 serangan udara di Sanaa dan beberapa provinsi lain yang dikuasai oleh Ansarullah.

Saree menegaskan bahwa pihaknya memiliki “opsi serangan balasan yang tepat terhadap eskalasi “ Saudi dan sekutunya di Yaman, dan bahwa “agresi itu tak akan mematahkan tekad orang-orang Yaman”.

Seperti diketahui, Yaman dilanda perang sejak sekira tujuh tahun silam, yang menyebabkan ratusan ribu orang tewas, dan 80% penduduknya yang berjumlah sekira 30 juta orang bergantung pada bantuan di tengah kondisi kemanusiaan yang terburuk di dunia, menurut laporan PBB.

Perang itu berkobar antara kubu gerakan Ansarullah (Houthi) dan kubu presiden pelarian Abd Rabbuh Mansour Hadi.  Ansarullah yang didukung tentara Yaman menguasai Sanaa sejak 2014, selain beberapa provinsi lain.

Sejak Maret 2015 pasukan koalisi Arab yang didukung AS, Israel dan negara-negara Barat melancarkan intervensi militer ke Yaman untuk membela kubu Mansour Hadi dengan asumsi bahwa Ansarullah dapat segera dikalahkan. Namun, sampai sekarang Ansarullah tetap eksis dan bahkan semakin kuat. (mm/raialyoum)

Baca juga:

Ansharullah: Jubir Koalisi Saudi Bersikap seolah Dirinya Jubir Israel

Hizbullah Sebut Tuduhan Saudi dan Sekutunya “Murahan Tak Layak Ditanggapi”

 

 

DISKUSI: