Hizbullah Sebut Tuduhan Saudi dan Sekutunya “Murahan Tak Layak Ditanggapi”

0
176

Beirut, LiputanIslam.com –  Kelompok pejuang Hizbullah yang berbasis di Lebanon menyebut tuduhan  Arab Saudi dan sekutunya terhadap Hizbullah belakangan ini sebagai klaim sepele dan murahan.

Pasukan koalisi yang dipimpin Arab Saudi menuduh Hizbullah  dan Iran membantu Ansarullah (Houthi) dalam peluncuran rudal dan drone dari Bandara Sanaa, Yaman, ke wilayah Saudi.

“Apa yang disebut dalam konferensi pers juru bicara pasukan agresor Saudi terhadap Yaman mengenai apa yang dianggapnya sebagai bukti-bukti peran Hizbullah di Yaman adalah perkara remeh, murahan dan tak layak ditanggapi,” ungkap Hizbullah dalam sebuah pernyataan singkatnya, Senin (27/12).

Sehari sebelumnya, juru bicara koalisi itu, Brigjen Turki al-Maliki, dalam konferensi pers di Riyadh   menuding Iran dan Hizbullah mengirim para ahli dan personelnya ke bandara Sanaa untuk membantu gerakan Ansarullah meluncurkan rudal balistik dan drone ke wilayah Saudi.

Dia mengatakan, “Houthi menggunakan bandara Sanaa sebagai titik dan pusat utama untuk meluncurkan rudal balistik dan drone.”

Dia juga memperlihatkan rekaman video yang disebutnya “markas para ahli Iran dan Hizbullah di bandara itu”, dan mengklaim bahwa “Hizbullah di bandara itu sedang melatih Houthi untuk pemasangan bom dan penggunaan pesawat nirawak.”

Pada Sabtu lalu pasukan koalisi mengumumkan operasi militer “berskala besar” di Yaman, setelah tersiar kabar bahwa dua orang tewas dan tujuh lainnya terluka dalam serangan Ansarullah ke Saudi. Arab Saudi menuduh Iran dan Hizbullah memasok senjata berkualitas kepada Ansarullah, sementara Iran membantahnya. (mm/raialyoum)

Baca juga:

Ansharullah: Jubir Koalisi Saudi Bersikap seolah Dirinya Jubir Israel

Rebut Kawasan Seluas Ribuan Km, Pasukan Ansarullah Nyaris Bebaskan Provinsi Jawf Sepenuhnya

DISKUSI: