Ansarullah Yaman Sebut Penyitaan Kapal Senjata UEA Sebagai Pertarungan Kehormatan

0
182

Sanaa, LiputanIslam.com –  Petinggi gerakan Ansarullah di Yaman Mohammad Abdul Salam, Rabu (5/1), menyatakan bahwa penyitaan kapal Rwabee berbendera Uni Emirat Arab (UEA) yang memuat senjata Arab Saudi merupakan pertarungan demi kehormatan dan kedaulatan.

Sehari sebelumnya, pasukan koalisi yang dipimpin Arab Saudi mengancam akan menggempur pelabuhan-pelabuhan Yaman yang digunakan pasukan Ansarullah (Houthi) untuk mencegat dan menahan kapal tersebut.

Seakan menolak desakan tersebut, Abdul Salam di halaman Twitter-nya mencuit; “Sebagaimana setiap negara peduli membela perairan regionalnya, Yamanpun tentu juga peduli menjalankan sepenuhnya hak mempertahankan keamanannya dan keamanan perairan regionalnya.”

Dia menambahkan, “Apa yang terjadi belakangan ini di dekat perairan Hudaydah berupa penyitaan kapal kargo militer UEA tidak akan tunduk pada tawaran (tekanan) media dan politik, ini merupakan pertempuran demi kehormatan dan kedaulatan, dan bangsa kami akan terus berada di jalan hingga penghabisan.”

Sementara itu, Pusat Operasi Petugas Komunikasi dan Koordinasi di Hudaydah, Rabu, mencatat telah terjadi 148 pelanggaran dari pihak Saudi di provinsi ini dalam 24 jam terakhir.

Sebuah sumber dari pusat operasi itu menjelaskan bahwa pelanggaran itu antara lain upaya infiltrasi di Hays yang berhasil digagalkan, pembangunan kubu-kubu pertahanan, dan tujuh serangan dengan menggunakan pesawat pengintai. (mm/alalam)

Baca juga:

[Video:] Koalisi Arab Ancam Gempur Pelabuhan Yaman Jika Ansarullah Tak Lepaskan Kapal Senjata yang Disita

[Video:] Ansarullah Yaman Gempur dan Rebut Kamp Al-Khanjar di Provinsi Al-Jawf

 

DISKUSI: