Ansarullah Yaman akan Jalin Perjanjian dengan Suku-Suku di Shabwah untuk Usir Koalisi Agresor

0
289

Sanaa, LiputanIslam.com –  Sumber-sumber dari Dewan Rekonsiliasi Kabilah, lembaga yang bernaung di bawah pemerintah kubu Sanaa (tentara Yaman dan pasukan Ansarullah), menyatakan bahwa para sesepuh adat di Provinsi Shabwah yang bersebelahan dengan Provinsi Bayda dalam waktu dekat akan menjalin perjanjian dengan pasukan kubu Sanaa yang telah mencapai distrik Bayhan di Provinsi Shabwah.

Sumber-sumber itu, Kamis (29/7), menyatakan bahwa perjanjian yang diajukan oleh kelompok-kelompok adat setempat itu mengandung beberapa pasal yang menekankan pengusiran terhadap pasukan koalisi yang dipimpin Saudi serta para antek mereka, termasuk Partai Al-Islah (Reformasi), dari berbagai kawasan yang berada di bawah pengaruh kelompok-kelompok adat itu dengan kompensasi bahwa kawasan-kawasan itu tidak tak akan menjadi ajang pertempuran terbuka antara kubu Sanaa dan kubu musuhnya.

Menurut sumber-sumber itu, perjanjian tersebut akan dijalin dalam beberapa hari mendatang dalam bentuk dukomen perdamaian.

Sumber yang dekat dengan Syeikh Dhaifullah Rasam, kepala Dewan Rekonsiliasi Kabilah, menyebutkan bahwa kabilah-kabilah di distrik Bayhan telah mengirim utusan dari beberapa kepala adat distrik ini ke Sanaa untuk koordinasi dalam masalah ini.

Dalam beberapa pekan ini pasukan kubu Sanaa berhasil bergerak maju dan menjangkau sejumlah kawasan di distrik Bayhan, Provinsi Shabwah, yang kaya minyak. Hal ini memicu kekhawatiran internasional pada skala luas sehingga terjadi pergerakan militer Prancis dan AS di perairan regional Yaman. Dua negara Barat ini adalah pihak yang selama ini mengelola kekayaan alam di Provinsi Shabwah. (mm/alalam)

Baca juga:

UEA Pindahkan Sejumlah Tahanan Guantanamo ke Yaman

Saudi Mengaku Rontokkan Serangan Rudal dan Drone Ansarullah Yaman

DISKUSI: