Ansarullah Tanggapi UEA Soal Serangan Udara di Aden

0
104

Sanaa, LiputanIslam.com –  Petinggi kelompok pejuang Ansarullah (Houthi) Mohammad Ali al-Houthi  menanggapi pernyataan Kementerian Luar Negeri Uni Emirat Arab (UEA) mengenai serangan udaranya di Aden, Yaman selatan.

Ketua Komisi Tinggi Revolusi Yaman itu menilai pernyataan UEA tersebut menunjukkan ilegalitas pasukan koalisi yang dipimpin Arab Saudi di Yaman.

“Pengakuan UEA dalam statemennya atas pemboman terhadap apa yang disebutnya para teroris yang didukung Saudi menunjukkan bahwa agresi terhadap Yaman merupakan tindakan ilegal dan bahwa AS, Saudi, UEA, para sekutu serta pendukung dan pendiri mereka adalah teroris yang bertujuan menghancurkan Yaman,” ungkap Ali al-Houthi di Twitter, Jumat (30/8/2019).

Dia menambahkan, “Pengakuan resmi UEA, selaku anggota koalisi itu, atas status mereka sebagai teroris merupakan penegasan bahwa AS adalah induk dan pembuat teroris di Yaman, dan bahwa AS bertanggungjawab penuh atas terorismenya di Yaman.”

Baca: Emirat Lancarkan Serangan Udara di Aden dengan Dalih Perangi Teroris, Mansour Hadi Membantah

Dia juga menilai statemen itu telah melimpahkan kepada Saudi tanggungjawab atas dukungannya kepada kawanan teroris, bukan perang terhadapnya seperti yang mereka klaim.

Mohammad Ali al-Houthi lantas menegaskan kemenangan Yaman berkat keteguhannya dalam melawan agresi dan terungkapnya kedok para agresor sebagai pengusung terorisme.

Baca: Mansour Hadi Tuding Emirat Gunakan Jet Tempur Terhadap Milisi di Yaman Selatan

Seperti pernah diberitakan, jet-jet tempur UEA telah melancarkan serangan terhadap pasukan kubu presiden pelarian Yaman Abd Rabbuh Mansour Hadi di ibu kota sementaranya, Aden, dan provinsi Abyan, Yaman selatan.

Kementerian pertahanan kubu Mansour Hadi menyatakan bahwa serangan itu telah menjatuhkan lebih dari 300 korban tewas dan luka yang banyak di antaranya adalah warga sipil. (mm/rt)

DISKUSI: