Ansarullah: Saudi Ingin Berunding agar Kami Bersamanya dalam Kezaliman

0
271

Sanaa, LiputanIslam.com –   Juru bicara gerakan Ansarullah (Houthi) di Yaman, Mohammad Abdulsalam, menyatakan bahwa dialog soal penyelesaian krisis Yaman di Muscat, ibu kota Oman, tidak membuahkan hasil positif karena pihak Saudi dan sekutunya bermaksud melibatkan Ansarullah dalam kezaliman mereka terhadap bangsa Yaman.

“Mereka menawar kami soal sesuap (makan untuk) hidup, sebiji obat, dan kebebasan pergerakan transportasi. Mereka bernego dengan kami atas nama perdamaian agar kami bermitra dengan mereka dalam kezaliman terhadap rakyat, dan perdamaian (demikian) tak akan pernah terwujud,” ungkap Abdulsalam di halaman Twitternya, Selasa (30/3).

“Kami tegaskan lagi bahwa semua itu adalah hak asasi manusia, yang tak dapat ditawar. Bangsa Yaman berhak menikmati semua hak kemanusiaannya sebagaimana semua bangsa lain. Bangsa ini tak akan meniadakan sarana untuk mewujudkan hal itu dan yang lebih darinya, dengan izin Allah,” lanjutnya.

Abdulsalam yang juga menjabat ketua delegasi perunding Ansarullah menyebutkan bahwa pasukan koalisi yang dipimpin Arab Saudi mencegah masuknya kapal-kapal bermuatan produk minyak, bahan bakar, dan kebutuhan medis ke Pelabuhan Hudaydah, padahal kapal-kapal itu sudah mendapat izin dari PBB.

“Tindakan musuh mencegah masuknya kapal-kapal bantuan kemanusiaan ke Pelabuhan Hudaydah merupakan aksi perompakan dan pelanggaran terhadap hak bangsa Yaman,” tegasnya.

Sehari sebelumnya Abdulsalam juga menegaskan bahwa tidak adanya keinginan pihak lawan untuk memisahkan isu kemanusiaan dari  isu politik dan militer membuktikan bahwa mereka tak serius mengupayakan solusi damai yang adil dan menyuluruh untuk krisis Yaman.

Dia lantas menegaskan bahwa kubu Sanaa tetap solid pada pendiriannya untuk tidak menegosiasikan urusan kemanusiaan.

Tokoh senior lain Ansarullah Mohammad Ali al-Houthi menyatakan bahwa perundingan kelompok ini dengan utusan khusus AS di Oman dilakukan tidak secara langsung. Namun dia juga menyatakan bahwa pada dasarnya tak masalah jika Ansarullah berunding langsung dengan AS. (mm/rt/alalam)

Baca juga:

Pasukan Ansarullah Kuasai Beberapa Kawasan Baru di Provinsi Ma’rib

Ansharullah: Proposal dari AS Belum Capai Level Realistis

DISKUSI: