Sanaa, LiputanIslam.com –  Pasukan Yaman telah melesatkan rudal balistiknya ke bandara di provinsi Najran di barat daya Arab Saudi sebagai balasan atas serangan militer pasukan koalisi yang dipimpin Saudi.

Juru bicara Angkatan Bersenjata Yaman, Brigjen Yahya Saree, dalam sebuah pernyataan singkat mengatakan bahwa pihaknya telah menembakkan sejumlah rudal balistik Badr-1 ke arah sasaran militer di bandara regional Najran, Selasa (3/9/2019).

Dia menambahkan bahwa serangan itu menyebabkan terhentinya lalu lintas udara di bandara tersebut.

Menurutnya, serangan itu dilancarkan sebagai balasan atas agresi Saudi dan sekutunya terhadap Yaman. Dia mencatat Riyadh telah melakukan 52 serangan udara dalam beberapa jam terakhir, dan pasukan Yaman menempuh semua tindakan yang diperlukan untuk menghindari jatuhnya korban sipil.

Baca: Ansarullah Tanggapi UEA Soal Serangan Udara di Aden

Seperti diketahui, Arab Saudi dan sejumlah sekutunya sejak tahun 2015 melancarkan serangan udara ke Yaman dengan dalih membela dan memulihkan pemerintahan Abd Rabbuh Mansour Hadi, yang sebenarnya sudah meletakkan jabatannya sebagai presiden Yaman.

Baca: Ansharullah: Balasan Hizbullah ke Israel adalah Tamparan untuk Pengkhianat

Proyek Data Lokasi dan Peristiwa Konflik Bersenjata (Armed Conflict Location and Event Data Project /ACLED), sebuah organisasi nirlaba yang bermarkas di AS, memperkirakan bahwa perang di Yaman telah menjatuhkan korban sebanyak lebih dari 91.000 selama empat setengah tahun terakhir.

Perang ini juga telah menimbulkan banyak kerusakan pada infrastruktur Yaman serta menghancurkan rumah sakit, sekolah, dan pabrik.

PBB menyatakan sebanyak lebih dari 24 juta orang Yaman sangat membutuhkan bantuan kemanusiaan, termasuk 10 juta orang yang menderita kelaparan tingkat ekstrem. (mm/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*