Ansarullah: Bola untuk Gencatan Senjata Ada di Tangan Penyerang, Bukan Yang Membela Diri

0
290

Sanaa, LiputanIslam.com –  Juru bicara sekaligus ketua perunding gerakan Ansarullah (Houthi) di Yaman, Mohammad Abdul Salam, menegaskan bahwa posisi kelompok pejuang yang menguasai Sanaa, ibu kota Yaman, ini hanyalah bersifat defensif di depan agresi pasukan koalisi yang dipimpin Arab Saudi.

Karena itu, dia mengingatkan bahwa bola ada di pihak agresor untuk pelaksanaan gencatan senjata, bukan di pihak Ansarullah.

“Pihak yang mesti menghentikan agresi dan menyudahi blokade adalah mereka yang mengaresi Yaman secara militer dan melakukan blokade ekonomi, sedangkan menuntut pihak yang membela diri agar berhenti bertahan serta diam terhadap blokade adalah menuntutnya menyerah, yang jelas ditolak oleh naluri yang sehat, menyalahi pengorbanan yang telah dipersembahkan dan keteguhan dan berseberangan dengan keteguhan bangsa Yaman yang melegenda,” papar Abdul Salam, seperti dikutip saluran Al-Masirah milik Ansarullah, Jumat (18/6).

Dia menambahkan bahwa negara-negara penyerang meminta “pihak nasional Yaman” yang diwakili Ansarullah untuk menyetujui kontinyuitas blokade mereka terhadap Yaman.

Dia juga menyayangkan sikap khalayak dunia karena “negara-negara agresor itu telah melakukan kejahatan paling brutal terhadap anak-anak kecil, tapi Saudi tak tercantum dalam daftar negara pelanggar hak anak kecil”.

Lebih lanjut, Abdul Salam mengecam AS dengan menyebutnya “tak serius dalam upaya menghentikan agresi dan pencabutan blokade terhadap Yaman”.

“AS ingin menerapkan proyek-proyeknya di negara ini (Yaman), tak peduli kepada derita kemanusiaan, dan tak netral dalam pembuatan daftar (negara teroris dan pelanggar)… Kami menegaskan bahwa mengimpor bahan pangan dan medis adalah hak alamiah Yaman sehingga tak perlu diperdebatkan. Kami tak memerlukan bantuan dari siapapun, apa yang kami tuntut adalah pencabutan blokade,” ujarnya.

Berbagai upaya dan negosiasi yang dilakukan pada Mei lalu dengan mediasi AS gagal mencapai kesepakatan gencatan senjata dan solusi politik bagi krisis Yaman setelah Ansarullah menolak usulan yang mengemuka dan bersikukuh bahwa menuntut pencabutan blokade dan penghentian serangan pasukan koalisi. (mm/raialyoum)

Baca juga:

AS akan Tarik Sistem Patriotnya dari Saudi, Yordania, Kuwait dan Irak

Pasukan Yaman Gempur Bandara Abha Milik Saudi

DISKUSI: