Ansarullah Bersumpah Rebut Ma’rib Bersama Suku-Suku Setempat

0
94

Sanaa, LiputanIslam.com –  Ketua Dewan Tinggi Revolusi Yaman yang berafiliasi dengan Gerakan Ansarullah, Mohammed Ali al-Houthi, bersumpah bahwa gerakan ini akan terus berjuang membebaskan kota dan provinsi Ma’rib bersama kelompok-kelompok adat setempat.

Dia juga menyebut Amerika Serikat (AS) dan Barat sebagai biang kehancuran dan pembantaian di Yaman.

“Intervensi AS, Arab Saudi, Inggris, Uni Emirat Arab (UEA)dan negara-negara sekutunya dalam invasi terhadap Yaman adalah penyebab pembunuhan dan kehancuran yang menimpa bangsa negara ini,” kata al-Houthi.

Dia menambahkan bahwa Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) bertindak memuaskan negara-negara agresor dengan cara menerima semua proposal yang mereka buat, sementara mereka sendiri tidak menerima proposal apapun yang dibuat oleh Pemerintah Keselamatan Nasional yang berkedudukan di Sanaa, ibu kota Yaman.

Al-Houthi menegaskan tekad tentara Yaman dan Komite Rakyat yang berafiliasi dengan Ansarullah untuk terus bertempur melawan pasukan loyalis Hadi dan para sekutunya untuk membebaskan kota dan provinsi strategis Ma’rib bersama dengan kelompok-kelompok suku setempat.

“Suku-Suku Ma’rib terhormat dan sadar bahwa membela Yaman adalah pendirian yang wajar,” ungkapnya.

Arab Saudi dan sejumlah sekutu regionalnya melancarkan invasi militer di Yaman sejak Maret 2015 sampai sekarang dengan dalih membela dan memulihkan pemerintahan presiden pelarian Yaman Abd Rabbuh Mansour Hadi.

Proyek Data Peristiwa dan Lokasi Konflik Bersenjata (ACLED), sebuah organisasi penelitian konflik nirlaba yang berbasis di AS, memperkirakan bahwa perang yang sudah lebih dari lima tahun melanda Yaman telah merenggut lebih dari 100.000 nyawa.

Meski tampak jauh tak seimbang dari segi senjata dan alat tempur, Gerakan Ansarullah yang didukung oleh Angkatan Bersenjata Yaman terus melawan serangan dan menghadang ambisi aliansi yang dipimpin Saudi. (mm/fna)

Baca juga:

Tanggapi Raja Salman, Ansarullah Yaman Nyatakan “Hanya Perangi AS di Saudi”

Qatar: 4 Negara Arab Berencana Menyerang Kami

DISKUSI: