Ansarullah Bantah Laporan Adanya Perundingan Tingkat Tinggi dengan Saudi

0
43

Sanaa, LiputanIslam.com –  Gerakan Ansarullah (Houthi) di Yaman membantah laporan Reuters mengenai perundingan kelompok itu dengan Arab Saudi berikut persyaratan Riyadh untuk gencatan senjata dengan Ansarullah.

Mohammad Ali Al-Houthi, petinggi Ansarullah, menyebut laporan itu tidak benar.

“Bocoran Reuters mengenai zona penyangga antara Republik Yaman dan Kerajaan (Saudi) mengacu pada kantornya di Emirat, dan kantor itu telah menyiarkan berita-berita yang tak benar,” ungkap Al-Houthi di halaman Twitter-nya, Selasa (17/11/2020).

Dia menambahkan bahwa laporan itu “bisa jadi demi melayani kepentingan kelompok-kelompok pengikut Emirat untuk melancarkan tekanan mental terhadap kelompok-kelompok bayaran lain…. Reuters hendaknya menjaga kejujuran, laporan itu tidak profesional.”

Laporan Reuters itu sendiri mengutip pernyataan tiga narasumber yang menyebutkan bahwa dalam beberapa perundingan tingkat tinggi Saudi telah menyampaikan kepada Ansarullah mengenai upaya Saudi mendirikan zona penyangga di sepanjang perbatasannya dengan Yaman sebagai imbalan gencatan senjata.

Reuters juga menyebutkan bahwa kedua pihak telah meningkatkan level delegasinya dalam perundingan sehingga melibatkan perunding senior Ansarullah, Mohammad Abdul Salam, dan seorang pejabat tinggi Saudi. (mm/rta)

Baca juga:

Apresiasi Teheran, Doha Ajak Negara-negara Arab Hidup Harmonis dengan Iran

Al-Jubeir: Saudi Tak Butuh Senjata Jerman

DISKUSI: