Ansarullah Gempur Aramco di Riyadh, Kilang Minyak  Saudi Terbakar

0
465

Dubai, LiputanIslam.com –   Kementerian Energi Arab Saudi menyatakan bahwa serangan udara telah menerjang kilang minyak di Riyadh hingga menyebabkan kebakaran pada hari Jumat (19/3).

Penyataan tersebut dikemukakan setelah gerakan Ansarullah (Houthi) di Yaman mengumumkan serangannya ke kilang yang dikelola oleh perusahaan minyak nasional Saudi Aramco tersebut dengan enam pesawat nirawak (UAV) atau drone berbahan peledak.

Kementerian Energi Saudi menyebutkan serangan itu terjadi pada pukul 6.05 pagi waktu setempat dan meski menimbulkan kebakaran namun tidak menjatuhkan korban dan tidak pula menyebabkan gangguan pasokan minyak dan produk-produknya.

Kementerian itu tidak menyebutkan serangan itu datang dari arah mana dan siapa yang bertanggungjawab atasnya. Pihak perusahaan Aramco juga enggan memenuhi permintaan komentar dari Reuters, namun mengaku akan menyampaikan keterangan secepatnya.

Ansarullah mengumumkan bahwa pihaknya telah menyerang fasilitas minyak Saudi Aramco di Riyadh.

Brigjen Yahya Saree, juru bicara militer Yaman yang bersekutu dengan Ansarullah menyatakan, “Angkatan Bersenjata kami pada dini hari ini telah melancarkan operasi serangan dengan enam pesawat nirawak dengan sasaran perusahaan Aramco dan telah mengena sasaran-sasarannya dengan presisi tinggi.”

Dalam beberapa pekan terakhir Ansarullah mengintensifkan serangannya ke Saudi, negara eksportir minyak terbesar di dunia.

Kamis lalu serangan pesawat nirawak Ansarullah tipe Qasif 2K juga menerjang sasaran militer penting di Bandara Internasional Abha, Saudi.

Saree mamastikan bahwa serangan terhadap Saudi akan terus berlanjut selagi Saudi masih melancarkan agresi dan blokade terhadap Yaman. Dia juga kembali menyerukan kepada perusahaan asing dan warga sipil agar menjauh dari sasaran-sasaran militer dan lokasi-lokasi vital lain di Saudi karena akan tetap menjadi sasaran serangan dari Yaman.

Seperti diketahui, Saudi memimpin koalisi militer yang mengintervensi Yaman sejak Maret 2015 dengan dalih membela pemerintahan Abd Rabbuh Mansour Hadi yang pada akhir-akhir tahun 2014 terguling oleh revolusi rakyat yang digerakkan oleh Ansarullah. (mm/raialyoum/alalam)

Baca juga:

Pasukan Ansarullah Gempur Wilayah Saudi dan Rebut Satu Lagi Kawasan di Ma’rib

Menteri Intelijen Israel: Saudi, Oman, Qatar, dan Niger Menuju Normalisasi dengan Israel

 

DISKUSI: