AL Iran: Armada AS Tak Sadar Kami Pantau Saat demi Saat

0
137

Teheran, LiputanIslam.com –  Panglima Angkatan Laut (AL) Iran Laksamana Hossein Khanzadi menyatakan pihaknya memantau dengan cermat armada Amerika Serikat (AS) sejak awal pergerakannya dari pangkalan-pangkalan militer.

“Kami memantau armada maritim teroris AS sejak awal, sejak saat mereka melepaskan tali-tali tambat mereka dari bibir dermaga, dan pantauan terhadap mereka berlanjut sepanjang perjalanan. AL Republik Islam Iran sekarang menggunakan berbagai sarana yang tersedia untuk melanjutkan operasi pemantauan dan pengawasan dari titik ke titik lain sampai masuk ke kawasan Samudera Hindia,” ungkap Khanzadi, Jumat (25/9/2020).

“Di kawasan ini pemfokusan dan pengutamaan operasi pemantauan ditingkatkan. Sejak 10 bulan lalu tak ada satupun unit AS masuk ke kawasan Teluk Persia, sebab mereka sangat khawatir mendekati kawasan, dan khawatir perlakuan mereka mendapat balasan telak dari Angkatan Bersenjata Iran,” lanjutnya.

Dia menjelaskan, “Orang-orang AS berada pada titik stagnan di sekitar 600-700 kilometer dari perbatasan laut Republik Islam Iran, dan mereka berasumsi ada di luar jangkauan kami, tanpa menyadari bahwa mereka sedang kami pantau saat demi saat.”

Menurut Khanzadi, kehadiran AS di kawasan sekitar bertujuan meyakinkan negara klien.

Mengenai latihan perang gabungan AL Iran dengan beberapa negara lain, Khanzadi mengatakan, “Manuver Kaukasus 2020 saat ini sedang berlangsung, di mana sejumlah negara dunia berpartisipasi, termasuk Iran.  Dua kapal perang kami berada di Laut Kaspia. Hingga akhir tahun Iran saat ini (berakhir pada 20 Maret 2021 ), kami berencana untuk mengadakan latihan maritim bersama dengan negara-negara lain.”

Mengenai peluncuran rudal dari kapal selam Ghadir, Khanzadi menjelaskan bahwa rudal itu sekarang memiliki jangkauan dua kali lipat dari jangkauan sebelumnya.

“Rabu lalu kami menginspeksi pembuatan rudal Fateh 2 dan 3, karena proses pembuatan strukturnya sedang berlangsung, dan rudal Fateh 4 menggunakan baling-baling jenis tertentu yang bekerja secara independen dari udara (AIP) dan bertahan di bawah air untuk jangka waktu yang lebih lama,” terangnya.

Mengenai pengadaan peralatan baru untuk AL Iran, Laksamana Khanzadi menyebutkan, “Desember mendatang akan menjadi bulan yang bernas, karena kapal perusak Dana, penyapu ranjau Saba dan peluncur rudal lapis baja akan diluncurkan, sebagaimana kapal perang terbesar Iran juga akan diluncurkan. Kapal perang ini 24 meter lebih panjang daripada kapal perang Khark, dapat membawa 7 helikopter dan teristimewakan oleh berbagai kemampuan besar seperti seperti kemampuan perang elektronik, dilengkapi rudal dan drone, serta kemampuan menjalankan operasi khusus.” (mm/alalam)

Baca juga:

AU Iran Luncurkan Radar Semikonduktor Anti-Target Siluman

Pasukan Elit Iran Resmikan Pangkalan AL Baru untuk Pantau Penuh Selat Hormuz

 

DISKUSI: