Akui Kalah dan Kacau Balau, Parlemen Kubu Hadi Serukan Penghentian Perang Yaman

0
349

Aden, LiputanIslam.com –  Ahmad bin Dagher, ketua parlemen Yaman kubu pemerintahan presiden tersingkir Abd Rabbuh Mansour Hadi, dan wakilnya, Abdul Aziz Gubari, untuk pertama kalinya menyerukan penghentian perang secepatnya dan pengadaan aliansi nasional baru yang bekerja untuk ini.

Kedua politisi itu menilai media tidak melaporkan situasi di Yaman secara akurat, dan dalam sebuah pernyataan bersama keduanya menegaskan bahwa opsi militer sudah berujung “pada jalan buntu yang sudah nyaris memaklumkan kegagalannya”.

“Tentara bertempur dengan fasilitas yang minim, sumber daya disita atau dibekukan, mata uang terpuruk, keamanan kacau, korupsi yang merajalela, dan gaji ditangguhkan sehingga melanggar konstitusi dan hukum,” bunyi pernyataan itu.

Mereka menilai perang terhadap Houthi (gerakan Ansarullah) yang terjadi sekarang sudah melenceng dari tujuannya semula.

Pernyataan itu menuding berbagai pihak yang terlibat dalam perang Yaman melakukan penghancuran Yaman secara sistematis dan didanai.

Ahmad bin Dagher dan Abdul Aziz Gubari lantas menyerukan “penyelamatan nasional” dan penghentian” secepatnya. (mm/rt)

Baca juga:

Ketangguhan Bangsa Yaman di Tengah Mirisnya Data Terbaru Tragedi Perang

Kemenlu Yaman Sebut AS Umbar Klaim Palsu soal Penghentian Perang

DISKUSI: