Kemenlu Yaman Sebut AS Umbar Klaim Palsu soal Penghentian Perang

0
185

Sanaa,LiputanIslam.com-Kemenlu Yaman menyatakan, AS hanya mengumbar klaim palsu soal upayanya untuk mewujudkan perdamaian di Yaman.

Kemenlu Yaman menyebut tindakan ini sebagai upaya sia-sia Washington untuk mengelabui opini umum AS dan negara-negara lain.

Menurut kantor berita Saba, Kemenlu Yaman menilai statemen dan sikap sejumlah pejabat AS dilatar belakangi standar ganda, sebab mereka hanya berlagak menghendaki perang dihentikan dan tidak serius menginginkan berakhirnya penderitaan rakyat Yaman.

Buktinya adalah bahwa berbarengan dengan diumbarnya klaim-klaim ini, Pemerintah AS menjalankan kebijakan semena-mena yang menargetkan negeri dan rakyat Yaman.

Kemenlu Yaman juga mengecam peran Pemerintah AS dalam memberikan sokongan langsung kepada Koalisi Agresor Saudi-UEA; koalisi yang mengumumkan dimulainya agresi ke Yaman dari Washington dan sudah berlangsung selama lebih dari 6 tahun.

Sanaa menyebut kejahatan-kejahatan AS di Yaman, di antaranya adalah dalam bentuk perang ekonomi, blokade perlintasan, dan penempatan anasir teroris dan ekstremis di dalam wilayah Yaman.

Dalam statemennya, Kemenlu Yaman mengecam nyata klaim-klaim Pemerintah AS dan permintaan dustanya terkait perdamaian di Yaman, yang dinilai kontradiktif dengan tindakan dan pernyataan termutakhir Washington yang mendukung kelanjutan agresi dan blokade atas rakyat negara itu.

Sanaa menuntut Washington untuk merevisi sikapnya terhadap rakyat Yaman dan menyelaraskan kebijakannya dengan tanggung jawab kemanusiaan serta moral. AS juga diminta untuk mendukung upaya tulus Sanaa demi terciptanya perdamaian sejati yang luas dan langgeng bagi Yaman, Kawasan, dan dunia. (af/fars)

Baca Juga:

Pejabat Yaman Pastikan Serangan Masif Terbaru ke Saudi Mengena Sasaran

Rakyat Yordania Tentang Keras Hubungan Amman-Tel Aviv

DISKUSI: