Baghdad,LiputanIslam.com-AS pada Sabtu dini hari (4/1) melancarkan serangan udara di ibukota Irak. Televisi pemerintah Irak mengabarkan terjadinya ledakan besar di kawasan al-Taji, utara Baghdad.

Berdasarkan laporan ini, dua kendaraan telah menjadi target serangan tersebut. Menurut kutipan Sky News dari para saksi mata, dua kendaraan itu tengah membawa sejumlah petinggi al-Hashd al-Shaabi.

Sumber-sumber berita Irak mengabarkan, sedikitnya enam personel dari al-Hashd al-Shaabi gugur dalam serangan udara tersebut.

Menurut sebagian media, di antara korban tewas adalah Shibl al-Zaydi (sekjen kelompok al-Iraq al-Islamiyah). Namun kabar ini ditepis oleh al-Hashd al-Shaabi.

Sayyid Hamid al-Jazairi (sekjen Saraya al-Khurasani) juga dikabarkan gugur dalam serangan dini hari tadi.

Serangan AS ini hanya berselang sehari pasca serangan udara yang menewaskan Qassem Soleimani dan Abu Mahdi al-Muhandis, Jumat dini hari kemarin (3/1). Komandan Pasukan Qods IRGC dan petinggi al-Hashd al-Shaabi itu gugur setelah kendaraan mereka dihantam drone AS di sekitar bandara Baghdad.

Sebelum ini, militer AS juga menyerang basis Kataib Hizbullah Irak, salah satu cabang al-Hashd al-Shaabi, di provinsi al-Anbar. Sebanyak 25 orang tewas akibat serangan tersebut. Aksi itu memicu amarah warga Irak sehingga mereka berdemo di depan kedubes AS.

Rangkaian tindakan sepihak AS ini telah memicu tuntutan dari berbagai kelompok di Irak agar pemerintah Bagdad mengusir militer AS dari negara mereka. (af/alalam)

Baca Juga:

AS Kirim 3500 Pasukan Tambahan ke Timteng Pasca Pembunuhan Soleimani

Iran: Teror atas Soleimani adalah Blunder Strategis Terbesar AS di Timteng

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*