Tepis Keterkaitan dengan Iran, Sanaa Nyatakan Siap Wujudkan Perdamaian Adil

0
594

Sanaa,LiputanIslam.com-Menlu Pemerintahan Keselamatan Nasional Yaman menyatakan, Sanaa siap untuk mewujudkan perdamaian yang adil di negara tersebut.

“Sanaa siap menciptakan perdamaian adil dan bermartabat untuk Yaman. Tujuan-tujuan Saudi, baik terbuka atau tersembunyi, dari agresi ke Yaman sudah menemui kegagalan,”kata Hisham Sharaf kepada al-Mayadeen.

Di bagian lain wawancaranya, Sharaf juga bicara soal Iran. Ia menegaskan, Sanaa membantah keras segala upaya yang mengaitkan isu Yaman dengan Iran dan dukungan militer dari Teheran.

Pada pekan ini, media-media memberitakan perundingan tidak langsung antara Sanaa dan Utusan PBB untuk Yaman Martin Griffiths serta Utusan AS untuk Yaman. Dalam pertemuan di Muscat, Oman itu, kedua belah pihak dikabarkan berunding soal cara mewujudkan gencatan senjata di Yaman.

Perundingan ini dimulai persis setelah Menlu Saudi Faisal bin Farhan mengabarkan proposal negaranya untuk mewujudkan gencatan senjata di Yaman.

Harian Lebanon al-Akhbar dalam laporannya kemarin mengabarkan sejumlah perkembangan lapangan terbaru di Provinsi Ma’rib. Menurut al-Akhbar, setelah berbicara dengan Utusan PBB dan AS, Pemerintahan Mansour Hadi menolak syarat-syarat yang diajukan Sanaa terkait gencatan senjata.

Meski demikian, kantor berita Oman mengabarkan bahwa Muscat masih berusaha melanjutkan perundingan antara Sanaa dan Pemerintahan Hadi. (af/fars)

Baca Juga:

Sayid Nasrallah Puji Ketangguhan Bangsa Palestina, Yaman, dan Iran

Ansarullah: Yaman Rangking Pertama dalam Produksi Rudal di Semenanjung Arab

DISKUSI: