Tentara Yaman Minta Perusahaan-perusahaan Asing Hengkang dari UEA

0
556

Sanaa,LiputanIslam.com-Jubir Tentara Yaman Yahya Saree menyatakan, UEA adalah negara yang tidak aman untuk tempat menanamkan investasi, selama para penguasanya masih belum menghentikan agresi ke Yaman.

“Setelah kejahatan yang dilakukan Angkatan Udara Koalisi Saudi-UEA-AS pada hari ini terhadap bangsa kami, kami menyarankan korporasi-korporasi asing di negara kecil UEA untuk angkat kaki,” kata Saree dalam statemennya, Jumat kemarin (22/1).

Koalisi Saudi pada hari Jumat kemarin melancarkan salah satu serangannya yang paling mematikan. Serangan ke sebuah penjara di Provinsi Saadah telah menewaskan lebih dari 77 orang dan melukai 112 lainnya.

Jet-jet Saudi juga menyerang kota pesisir Hudaydah pada Kamis malam dan Jumat dini hari lalu. Gedung komunikasi di kota itu menjadi sasaran serangan, sehingga menewaskan 3 orang dan melukai 17 orang.

Sumber-sumber lokal mengabarkan, sebagian besar korban serangan ini adalah anak-anak yang saat itu sedang bermain bola di lapangan dekat gedung komunikasi Hudaydah.

Gempuran tanpa henti ke Sanaa, Hudaydah, dan Saadah dilakukan sejak Selasa, menyusul serangan rudal dan drone Militer dan Komite Rakyat Yaman ke Abu Dhabi. Sejak saat itu, jet-jet Saudi tiap hari melancarkan serangan ke Ibu Kota Yaman dan kota-kota lain.

Seorang pejabat senior Hamas, Mahmud al-Zahhar menanggapi tewasnya warga sipil Yaman akibat serangan udara Koalisi Saudi pada Jumat 21 Januari kemarin. Ia menegaskan, negara-negara Arab di Teluk Persia akan membayar mahal atas kebijakan-kebijakan mereka terhadap Yaman serta normalisasi dengan Rezim Zionis.

“Saya menyarankan para pelaku kejahatan atas bangsa Yaman untuk kembali ke agama dan sejarah mereka, sebab pertemanan dengan Barat dan Zionis tidak akan membawa manfaat apa pun,” kata al-Zahhar.

Menurutnya, rezim-rezim Arab di Teluk Persia telah memilih sebuah proyek gagal dan mengandalkan kekuatan-kekuatan yang tidak memiliki masa depan di Kawasan. (af/fars)

Baca Juga:

Koalisi Arab Serang Penjara di Yaman, 77 Orang Tewas, Ansarullah Bersumpah akan Membalas

UEA Akui Ansarullah Yaman Gunakan Rudal dalam Serangan ke Abu Dhabi

DISKUSI: