Teheran Sebut Komisaris HAM PBB Tak Berwenang Komentari Krisis Air Khuzestan

0
261

Teheran,LiputanIslam.com-Komisaris Tinggi HAM PBB, Michelle Bachelet dalam statemennya merilis pernyataan yang mengintervensi masalah internal Iran. Ia pun mengaku khawatir atas terjadinya kericuhan dan krisis di Provinsi Khuzestan.

Menanggapi statemen Bachelet, Jubir Kemenlu Iran Saeed Khatibzadeh menyebut pernyataan itu patut disesalkan, karena hanya berisi tudingan kosong dan info yang salah.

Menurut Khatibzadeh, Komisaris Tinggi HAM PBB dengan statemennya ini mengabaikan semua upaya yang dilakukan Pemerintah Iran untuk mengatasi krisis air yang dihadapi penduduk Khuzestan.

“Dari sisi ini, statemen Komisaris Tinggi lebih mirip sebuah pernyataan politis dengan narasi permusuhan, alih-alih pernyataan seorang pejabat internasional HAM,”tandas Khatibzadeh.

Ia menilai, Bachelet dan lembaga yang dipimpinnya tidak memiliki hak dan wewenang untuk menilai serta berkomentar soal sumber-sumber air di Iran.

“Krisis air di Khuzestan adalah akibat dari rangkaian fenomena alam, terutama musim kemarau tahun ini. Juga merupakan dampak dari tindakan-tindakan emosional sepihak yang dipaksakan atas negara kami, sehingga menghalangi transfer teknologi dan investasi di sektor air Khuzestan,”jelasnya.

Khatibzadeh mensinyalir, ada agen-agen dari negara asing yang melakukan penyusupan di tengah unjuk rasa Khuzestan, yang tujuan mereka adalah menyulut kekacauan dan kerusuhan. (af/fars)

Baca Juga:

Pukulan bagi AS, Iran Resmikan Pelabuhan Minyak Pertamanya di Teluk Oman

Rusia Ajak Iran dan India Bergabung dengan Perundingan Damai Afghanistan

DISKUSI: