Tanggapi Tuduhan Dubes Inggris, Ansharullah: Ikan di Laut Lebih Penting bagi Inggris dari Nyawa Rakyat Yaman

0
45

Sanaa,LiputanIslam.com-Ketua Komite Tinggi Revolusi Yaman melalui akun Twitter-nya menyebut Inggris sebagai sekutu AS dalam kejahatan perang di Yaman.

Cuitan Muhammad Ali al-Houthi ini adalah respons terhadap tudingan Dubes Inggris untuk Yaman, Michael Aaron. Aaron dalam sebuah konferensi menyebut Ansharullah bertanggung jawab atas kebocoran minyak dari kapal Safer, hingga mengakibatkan pencemaran lingkungan hidup di sekitarnya.

Ditujukan kepada Aaron, al-Houthi menulis,”Tugasmu bukan menentukan kebijakan, tapi hanya menyampaikan berita dan laporan. Perdamaian di Yaman tidak butuh detail dari pandangan negaramu.”

Dia menyatakan, perdamaian di Yaman tak bisa diwujudkan dengan menyelenggarakan beberapa pertemuan bersama figur tak penting Yaman dan negara-negara agresor.

Al-Houthi lalu menunjuk konten cuitan lamanya, yang menyatakan bahwa Ansharullah tidak memiliki tanggung jawab apa pun terkait kapal Safer. Ansharullah menghendaki solusi untuk masalah ini melalui jalur dialog.

“Apa yang telah dilakukan negara-negara agresor, blokade ekonomi mereka, dan rusaknya lingkungan hidup Yaman, jauh lebih buruk dari kebocoran (minyak), yang sudah saya tegaskan bahwa Ansharullah tidak bertanggung jawab atas itu,”tandas al-Houthi.

“Jika makhluk hidup di laut lebih penting bagi kalian dari nyawa rakyat Yaman, berarti kalian, orang-orang Inggris, membeo Kemenlu AS, yang sebelum ini mencemaskan udang-udang Yaman,”sindirnya. (af/alalam)

Baca Juga:

Apa yang Mesti Dipahami Bin Salman dari Kekuatan Yaman?

Sanaa: Saudi Ciptakan Bencana Kemanusiaan karena Menyita BBM Yaman

DISKUSI:
SHARE THIS: