Tanggapi Tuduhan Australia, Dubes China Ancam Berlakukan Sanksi

0
777

Beijing,LiputanIslam.com-Cheng Jingye (Dubes China untuk Australia) memperingatkan, tuntutan Canberra terkait penyelidikan penyebaran virus Corona bisa berujung pada embargo-embargo rakyat China atas Australia.

Dilansir AFP, Jingye pada hari Senin (27/4) mengatakan, mempertanyakan keseriusan upaya China dalam menghadapi virus Corona dan melakukan investigasi independen terkait sumber virus itu adalah “tindakan yang membahayakan.”

Menurutnya, tindakan semacam ini oleh Australia akan menyebabkan orang-orang China berpikir:”Kenapa kita harus mengunjungi negara yang menunjukkan perilaku tak bersahabat? Kenapa kita harus mengirim anak-anak kita belajar di negara seperti, atau membeli produk-produknya?”

Jingye menuding Australia membeo klaim-klaim AS. Dia berkata,”Sebagian pihak berusaha mengkambinghitamkan China atas problem-problem yang mereka alami. Mereka berupaya mengalihkan perhatian publik (dari kesalahan-kesalahan mereka sendiri). Perbuatan semacam ini adalah meniru klaim-klaim yang diutarakan Washington.”

Sebelum ini, Pemerintah Australia mengumumkan, masalah-masalah seputar Corona membutuhkan revisi independen. Canberra juga meragukan transparansi Beijing terkait informasi penyebaran Corona.

Scott Morrison (PM Australia) mengatakan, semua negara anggota WHO harus bekerjasama dalam investigasi independen terkait pandemi Corona.

Meski demikian, sejumlah negara seperti Jerman dan Prancis berpendapat, investigasi semacam ini di tengah krisis Corona adalah tindakan yang tidak relevan. (af/alalam)

Baca Juga:

Lavrov: Sebagian Negara Menyudutkan WHO demi Menjustifikasi Inkompetensi Mereka

China Tepis Tudingan Diskriminasi Ras terhadap Kulit Hitam

DISKUSI: