Takut Prancis Sengsara, Le Pen Tolak Embargo Minyak Rusia

0
135

Paris,LiputanIslam.com– Anggota Parlemen dan kandidat Pilpres Prancis, Marine Le Pen, mengemukakan pendapatnya dalam wawancara Kanal 2 Prancis mengenai rencana mengembargo minyak Rusia. Ia berkata, tindakan ini sama saja dengan bunuh diri.

Menanggapi Eropa yang mengusulkan hal tersebut, Le Pen berkata”Upaya seperti itu adalah cara yang sangat lemah dan merupakan tindakan bunuh diri. Ekonomi Paris akan mengalami kesulitan jika itu terjadi”.

Menurutnya, jika Paris ikut menjatuhkan embargo, itu sama saja dengan mengembargo lembaga-lembaga, ekonomi, dan rakyat Prancis sendiri. Le Pen menambahkan, dibutuhkan waktu lama untuk bisa memperbaiki kondisi kritis semacam itu.

Menurut Le Pen, cara terbaik yang bisa diaplilasikan dalam mengatasi situasi ini adalah jalur diplomatik.

Sampai saat ini, Jepang, Inggris, dam negara-negara AS telah mengembargo impor dan komoditas minyak dari Rusia. Mereka memang tidak terlalu membutuhkan minyak Rusia jika dibandingkan dengan negara-negara Uni Eropa.

Banyak negara anggota Uni Eropa menyatakan, mereka tidak akan terlibat untuk mengembargo minyak Rusia seperti yang dilakukan oleh AS dan Inggris.

Di sisi lain, perusahaan minyak terbesar Eropa, Shell, minta maaf karena telah membeli minyak dari Rusia sebanyak 100 ribu ton dan mendapatkan diskon.

Permintaan maaf ini diajukan Shell setelah Menlu Ukraina mengkritik pembelian tersebut, meski sebenarnya perusahaan ini tidak melanggar aturan embargo.

Shell sedang memikirkan solusi bagaimana mendapatkan minyak selain dari Rusia. Tentunya tidak mudah, karena minyak Rusia sampai saat ini penting dalam memenuhi kebutuhan pasar dunia. (af/fars)

Baca Juga:

Susun Daftar Negara-negara Nonsahabat, Ini Cara Rusia Beri Balasan

AS Ingin Adu Domba Rusia dan Venezuela

DISKUSI: