Tahanan Palestina di Saudi Dilarang Menemui Keluarga saat Idul Fitri

0
97

Gaza,LiputanIslam.com-Kondisi jasmani Dr. Muhammad al-Hidri (wakil Hamas di Saudi) yang ditahan di penjara Saudi sejak berbulan-bulan lalu, dikabarkan dalam keadaan kritis.

Dilansir Biro Informasi Palestina, Hani al-Hidhri (putra Dr. Muhammad) yang ditahan bersama ayahnya, telah dipindahkan ke sel pribadi. Hani juga disebut-sebut tidak berada dalam kondisi baik.

Saudi dikabarkan melarang semua tahanan Palestina dan Yordania untuk menemui keluarga mereka. Bahkan saat perayaan Idul Fitri lalu, mereka hanya diizinkan berbicara dengan keluarga via telepon selama 5 menit saja.

Pada tahun 2019 lalu, Pemerintah Saudi menangkap Dr. al-Hidhri dan puluhan orang Palestina lain. Kendati Hamas telah berulangkali meminta agar mereka dibebaskan, Riyadh hingga saat ini tidak mengindahkan permintaan tersebut.

Ismail Haniyeh (Ketua Kantor Politik Hamas) beberapa waktu lalu mengirim surat kepada Raja Salman bin Abdul Aziz. Dalam surat itu, Haniyeh menuntut pembebasan puluhan warga Palestina yang ditahan Saudi.

Sebelum itu, Pemimpin Ansharullah, Abdul Malik al-Houthi, bahkan pernah mengajukan pertukaran tawanan kepada Riyadh. Ansharullah siap membebaskan 4 perwira Saudi untuk ditukar dengan para tahanan dari Hamas itu.

Penawaran dari Ansharullah ini pun tidak mendapat respons Saudi hingga kini. (af/alalam)

Baca Juga:

HRW Kecam Perlakuan Otoritas Saudi Terhadap Para Terduga Anggota Hamas

Hamas: Tawaran Pemimpin Ansharullah Gembirakan Hati Pejuang Palestina

DISKUSI: