Sindir Inggris dan Sekutunya, Zarif: Senjata Pemusnah Massal Harus Dimusnahkan

0
939

Teheran,LiputanIslam.com-Menlu Iran Javad Zarif menanggapi statemen terbaru PM Inggris Boris Johnson soal program nuklir Iran.

Dalam pesan Twitter yang diunggahnya, Zarif mencuit,”Boris Johnson telah melakukan puncak kemunafikan. Dia mengaku khawatir soal pengembangan senjata nuklir oleh Iran, padahal di hari yang sama ia mengumumkan bahwa negaranya akan menambah cadangan senjata nuklirnya.”

“Berlawanan dengan Inggris dan sekutu-sekutunya, Iran berkeyakinan bahwa senjata-senjata nuklir dan semua senjata pemusnah massal adalah biadab dan mesti ditumpas habis,”tandasnya.

Reuters melaporkan, Johnson mengumumkan bahwa jumlah hulu ledak nuklir Inggris akan ditambah lebih dari 40 persen.

Di masa lalu, Pemerintah Inggris telah mengurangi jumlah senjata nuklirnya. Pada tahun 2010, Inggris mengumumkan akan membatasi jumlah hulu ledak nuklirnya pada angka 180 buah saja pada dekade 2020.

Namun Pemerintahan Johnson membatalkan pembatasan ini. London menyatakan bahwa dalam beberapa tahun mendatang, jumlah hulu ledak nuklir Inggris akan ditambah menjadi 260 buah.

Dengan mengkaji ulang atas kebijakan keamanan dan pertahanan, serta mengingat “adanya ancaman dari negara-negara pemilik nuklir atau yang sedang membuatnya,” Inggris mengklaim bahwa peningkatan kekuatan nuklir adalah sebuah “faktor preventif penting” untuk mewujudkan keamanan negara ini dan para sekutunya. (af/alalam)

Baca Juga:

Jenderal AS: Kami Siap, Tapi Tak Menghendaki Perang Melawan Iran

Rudal Hizbullah Bikin Ciut Nyali, Israel Upgrade “Iron Dome”

DISKUSI: