Serangan ke Kedubes AS Dicurigai hanya Akal-akalan Washington

0
470

Baghdad,LiputanIslam.com-Media-media memberitakan, Kedubes AS di kawasan Zona Hijau Baghdad diserang dengan sejumlah roket pada Minggu dini hari (19/12) kemarin. Sedikitnya 2 roket mengenai daerah sekitar Kedubes. Masih belum ada informasi soal kerugian akibat serangan itu.

Menanggapi kabar ini, jubir Kataib Hizbullah Irak, Muhammad Muhyi menegaskan, Washington adalah satu-satunya pihak yang mendapat keuntungan dari serangan roket ke warga sipil, yang dilakukan dengan dalih menyerang Kedubes AS di Zona Hijau Baghdad.

“Pihak-pihak mencurigakan melancarkan operasi ini di momen mencurigakan demi mewujudkan rencana-rencana destruktif mereka.”

“Tujuan serangan ke Kedubes AS hari ini adalah mengacaukan perimbangan,”kata Muhyi.

Banyak pihak meyakini, AS merancang serangan-serangan palsu demi kepentingannya, yaitu mempertahankan pasukan militernya di Irak.

Tentara AS memasuki Irak pada tahun 2014 atas permintaan Baghdad untuk memerangi ISIS, yang kala itu menduduki sepertiga wilayah Irak. Sejumlah 3.000 serdadu, yang 2.500 di antaranya adalah Tentara AS, tiba di Irak dalam bingkai “Koalisi Internasional Anti-ISIS”.

Usai Baghdad mendeklarasikan kemenangan atas ISIS, Pemerintah dan rakyat Irak menegaskan bahwa pasukan asing harus segera meninggalkan negara mereka.

Baghdad dan Washington pada 26 Juli lalu menyepakati hengkangnya pasukan militer AS dari Irak hingga akhir tahun ini. Sementara yang akan dipertahankan adalah personel AS untuk melatih pasukan Irak. (af/fars)

Baca Juga:

Kontradiksi Statemen Baghdad dan CENTCOM soal Hengkangnya Tentara AS dari Irak

[Video:] Pasukan AS Keluar dari Irak

DISKUSI: