Washington,LiputanIslam.com-Seorang senator AS mengkritik keras justifikasi Pentagon atas teror terhadap Qassem Soleimani.

“Soleimani memang musuh AS. Tidak ada keraguan dalam hal ini. Namun pertanyaannya: apakah AS, tanpa izin Kongres, telah membunuh orang nomor dua Iran dan secara sadar telah memulai sebuah perang regional?”cuit Chris Murphy dalam akun Twitter-nya.

Beberapa saat setelah gugurnya komandan Brigade Quds IRGC, kemenhan AS (Pentagon) dalam statemennya mengklaim, tujuan serangan ini adalah “mencegah terjadinya lebih banyak serangan dari Iran.” Justifikasi ini dikritik oleh Murphy.

“Alasan serangan ini adalah ‘mencegah serangan mendatang Iran.’ Salah satu faktor yang lazimnya membuat kita tidak meneror pejabat negara asing adalah ‘keyakinan bahwa tindakan semacam ini akan menyebabkan terbunuhnya warga AS lebih banyak lagi, bukan menguranginya.’ Masalah ini harus menjadi kekhawatiran utama kita malam ini,”lanjut Murphy.

Televisi resmi Irak pada Jumat dini hari (3/1) memberitakan gugurnya Soleimani dan Abu Mahdi al-Muhandis (petinggi al-Hashd al-Shaabi). Dua tokoh resistansi ini gugur setelah diserang helikopter AS di sekitar bandara Baghdad.

Berita kematian Soleimani juga telah dikonfirmasi oleh Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC).

Dalam wawancara dengan Reuters, pejabat AS menyatakan, serangan ini dilakukan untuk menargetkan dua figur yang terkait Iran. (af/fars)

Baca Juga:

Inna Lillahi, Jenderal Soleimani Gugur Diserang Helikopter AS di Baghdad

AS Nyatakan Siap Lancarkan Aksi Pre-emptive Terhadap Kelompok Pejuang Irak Pro-Iran

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*