AS Nyatakan Siap Lancarkan Aksi Pre-emptive Terhadap Kelompok Pejuang Irak Pro-Iran

0
121

Washington, LiputanIslam.com –  Pentagon menduga masih akan terjadi serangan terhadap AS di Timur Tengah, dan karena itu militer AS mengaku bersiap melakukan tindakan pre-emptive untuk mencegahnya.

Menteri Pertahanan AS Mark Esper, Kamis (2/12/2019), mengisyaratkan hal tersebut dengan mengatakan, “Permainan telah berubah, dan kami siap untuk melakukan apa yang diperlukan untuk mempertahankan personel kami, kepentingan kami, dan mitra kami di kawasan ini.”

Kepala Staf Gabungan Militer AS Mark Milley, Senin lalu, juga melontarkan pernyataan serupa.

“Kami tahu bahwa telah ada serangan berkelanjutan, setidaknya sejak Oktober. Kami tahu pasti, dan kami tahu bahwa serangan telah meningkat dalam tempo dan intensitas.”

Baca: Iran Diancam AS, IRGC Tegaskan Siap Berperang

Serangan udara AS yang menyasar Brigade Hizbullah dan menjatuhkan banyak korban jiwa dan luka telah membangkitkan serbuan dan pemblokiran massa terhadap Kedutaan Besar AS di Baghdad.

Baca: Video: AS Kerahkan Marinir ke Baghdad untuk Lindungi Kedubesnya di Baghdad

Massa simpatisan al-Hashd al-Shaabi, organisasi relawan besar yang menaungi Brigade Hizbullah,  selain melakukan aksi pembakaran juga telah memperlihatkan slogan-slogan yang menunjukkan loyalitas mereka kepada Iran, antara lain; “Tidak, Tidak Amerika” dan “Soleimani adalah pemimpin saya,” merujuk pada Jenderal Qasem Soleimani, komandan Pasukan Quds yang bernaung di bawah pasukan elit Iran Korps GardaRevolusi Islam (IRGC).  (mm/ap)

DISKUSI: