Senator AS: Iran di Timteng Menjadi Lebih Kuat, AS Lebih Lemah

0
1923

Washington,LiputanIslam.com-Seorang senator AS dari Partai Demokrat menyatakan, kesuksesan Iran meluncurkan satelit militer pertamanya adalah bukti kekeliruan kebijakan Donald Trump.

Menurut Chris Murphy, alih-alih melemahkan, kebijakan Trump membuat Iran lebih kuat dan lebih ofensif.

“Kurang lebih dari sisi mana pun dan dibandingkan dengan 4 tahun lalu, Iran saat ini lebih kuat di Timur Tengah, sedangkan AS menjadi lebih lemah,”cuit senator dari negara bagian Conneticut ini.

“Dahulu, saat Trump menjadi presiden, Iran tidak menargetkan pasukan AS di Irak. (Barrack) Obama telah meyakinkan Iran untuk mengirim pasukan proksinya bersama AS guna memerangi ISIS,”lanjut Murphy.

Dia mengklaim,”Saat ini, Iran dan pasukan-pasukan proksinya secara rutin menyerang pasukan AS. Meski Trump mengatakan kepada kita bahwa pembunuhan (Qassem) Soleimani akan membendung kegiatan Iran, faktanya serangan kepada pasukan AS justru bertambah pasca dibunuhnya Soleimani, bukan berkurang.”

“Trump menghancurkan kesepakatan nuklir (JCPOA) dan berjanji akan menggunakan sistem tekanan baru internasional untuk memaksa Iran membuat kesepakatan yang lebih baik. Terus terang saja, proyek ini gagal total. Tak ada pihak yang mendukung sanksi-sanksi baru, Iran juga memulai program nuklirnya kembali, dan tak ada kabar soal kesepakatan baru yang lebih baik,”lanjut Murphy.

“Iran lebih kuat nyaris di mana pun mereka memiliki pasukan proksi. Keluarnya Trump dari Suriah membuat Assad lebih kuat. Hubungan Iran dan Houthi semakin dekat dari sebelumnya. Hizbullah juga telah memegang kendali Lebanon, dan Teheran semakin memiliki pengaruh di Baghdad,”pungkasnya. (af/fars)

Baca Juga:

Moskow: Satelit Militer Iran Tidak Melanggar Resolusi Dewan Keamanan

IRGC: Satelit Militer Iran adalah untuk Tingkatkan Kecerdasan Strategi Pertahanan

DISKUSI: