Selain Corona, Demam Chikungunya Juga Ancam Nyawa Rakyat Yaman

0
124

Sanaa,LiputanIslam.com-Saat Yaman baru-baru ini dihadapkan pada bertambahnya jumlah kasus positif Corona, puluhan warga di negara itu dikabarkan meninggal dunia lantaran demam Chikungunya.

Menurut laporan kantor berita Anadolu, seorang pejabat Yaman pada Sabtu (9/5) mengumumkan, lebih dari 3 ribu warga di Aden mengidap demam tersebut, sementara 50 orang telah meninggal dunia.

Pejabat itu menyatakan, bupati kawasan Syekh Utsman di Aden adalah salah satu korban yang meninggal dunia karena Chikungunya.

Demam ini disebabkan virus yang berpindah ke tubuh manusia melalui gigitan nyamuk. Biasanya demam ini berlangsung antara 5 hingga 7 hari. Gejala-gejalanya mirip dengan penyakit Influenza, yang disertai demam, nyeri di persendian, dan sakit kepala. Kadang kala demam ini berlangsung lebih lama dari 7 hari.

Dilansir IRNA, kabarnya penyakit ini disebabkan sisa-sisa genangan air akibat banjir yang terjadi di Yaman bulan lalu.

Banjir pada 21 April telah menewaskan 8 orang, termasuk 5 anak-anak. Sejumlah rumah juga mengalami kerusakan sebagian atau total akibat hujan deras.

Penyebaran demam Chikungunya bersamaan dengan pandemi Corona kian memperburuk kondisi kesehatan di negara yang tengah menghadapi agresi Koalisi Saudi tersebut. (af/alalam)

Baca Juga:

Ansharullah: Ekonomi Saudi Bisa Selamat dengan Mengakhiri Koalisi Agresi ke Yaman

Corona di Yaman Bertambah Jadi 10 Kasus dengan 2 Kematian

 

DISKUSI: