Sejak Amnesti Publik Dirilis, Belasan Ribu Orang Keluar dari Koalisi Saudi

0
404

Sanaa,LiputanIslam.com-Seorang pejabat Kawasan Militer V Sanaa, Riyadh Salah Baladzi menyatakan, sejak Pemerintah Yaman mengeluarkan perintah amnesti publik, sekitar 16 ribu serdadu telah memisahkan diri dari Koalisi Saudi. Ribuan orang dari mereka yang tertipu ini berniat kembali ke pangkuan Sanaa.

“Pasukan Sanaa bertanggung jawab untuk menjamin keamanan orang-orang yang telah bertobat sampai mereka tiba di kota dan desa mereka. Amnesti publik adalah kesempatan yang mesti dimanfaatkan oleh mereka sebelum waktunya habis,” kata Baladzi, dilansir oleh al-Khabar al-Yamani.

Ada banyak motif yang menyebabkan orang-orang ini memisahkan diri dari Koalisi. Motif yang paling menonjol adalah perlakuan buruk para perwira Saudi dan UEA, ditambah kelambanan perawatan medis bagi mereka yang terluka dan terputusnya pembayaran gaji selama beberapa bulan.

Al-Khabar al-Yamani menambahkan, Komite Kepemimpinan telah memulai tahap ketiga untuk menjalin kontak dengan mereka yang ditipu oleh Koalisi Saudi. Diprediksi bahwa para serdadu dan tokoh politik akan keluar dari barisan Koalisi serta bergabung dengan Sanaa.

Sekitar satu tahun silam, Jubir Tentara Yaman, Yahya Saree mengumumkan, para pemimpin Pemerintah Yaman telah mengeluarkan perintah amnesti publik bagi mereka yang ingin bergabung dengan Sanaa. (af/fars)

Baca Juga:

Siapa yang Dihadapi Ansharullah di Yaman, UEA atau Israel?

Tokoh Ansarullah Yaman Ungkap Motif Video Hoax Saudi Ihwal Pelabuhan Hudaydah

DISKUSI: