Satu Lagi Legislator Mundur, Pemerintahan Bennett Masuki Masa Kritis

0
37

TelAviv,LiputanIslam.com-Harian Jerusalem Post memberitakan, anggota Partai Meretz, Ghaida Rinawie Zoabi mendeklarasikan pengunduran dirinya dari Pemerintahan Naftali Bennett.

“Saya terjun ke politik karena saya melihat diri saya sebagai utusan dan wakil masyarakat Arab… Sayangnya dalam beberapa bulan lalu, dikarenakan sempitnya pandangan politik, para petinggi Koalisi memilih untuk memperkuat aspek sayap kanannya. Sudah berkali-kali para petinggi Koalisi mengutamakan langkah-langkah keras sayap kanan terkait isu-isu penting yang berhubungan dengan masyarakat Arab”, tulis Zoabi dalam surat yang ditujukan kepada Bennett dan Yair Lapid.

Ia lalu menyinggung perseteruan terkait Masjid Aqsa, permukiman Sheikh Jarrah, permukiman Zionis, perusakan rumah, dan penyitaan tanah di Negev.

”Ketika masalah kebutuhan-kebutuhan masyarakat, tempat tinggal, lapangan kerja, dan pendidikan mengemuka, mereka bersikap tak peduli,”ujarnya.

Zoabi menyatakan, ia juga menolak posisi yang ditawarkan kepadanya, yaitu jabatan sebagai Kepala Konsulat Rezim Zionis di Shanghai, China.

Jerusalem Post melaporkan, dengan pengunduran diri seorang legislator lain dari Kabinet Bennett, Pemerintahan Koalisi Bennett dengan Lapid memasuki masa krisis. Seiring mundurnya Zoabi, jumlah legislator anggota Kabinet di Knessett berkurang menjadi 59 orang dari total 120 orang.

Sebelum ini, Kabinet Bennett-Lapid telah kehilangan mayoritasnya dan berada di ambang keruntuhan seiring pengunduran diri anggota Partai Yamina, Idit Silman. (af/fars)

Baca Juga:

Tolak Serahkan Barang Bukti, Palestina Nyatakan Penyelidikan Pembunuhan Shireen Hampir Selesai

Partai Arab Bersatu Bekukan Dukungan untuk Kabinet Israel

DISKUSI: