Sanaa Cibir Dalih-dalih Absurd Blokade atas Yaman

0
203

Sanaa,LiputanIslam.com-Wamenlu Pemerintahan Keselamatan Nasional Yaman, Husain al-Ezzi mengomentari blokade yang diberlakukan atas negaranya. Blokade ini dimulai sejak agresi Koalisi Saudi ke Yaman pada Maret 2015.

Ia membantah klaim bahwa Yaman diblokade untuk mencegah penyelundupan senjata. Menurut al-Ezzi, hal itu tidak mungkin, sebab semua yang memasuki Yaman diperiksa dengan ketat.

“Selain itu, kapal, perahu, dan patroli Koalisi Saudi juga berada di lautan. Satelit-satelit pun selalu mengawasi”, cuit al-Ezzi di laman Twitter-nya.

Ia menegaskan, Yaman tidak perlu menyelundupkan senjata atau membelinya dari luar negeri. Sebab, pabrik-pabrik senjata domestik sudah bisa memenuhi kebutuhan perang, mulai dari peluru hingga rudal, kendaraan, dan drone.

Selain itu, tambah al-Ezzi, sebagian persenjataan diperoleh sebagai rampasan perang di medan tempur. Para kaki tangan Koalisi Saudi juga menjual senjata-senjata dengan murah, sehingga gudang-gudang Yaman penuh dengan rampasan perang.

“Tujuh tahun blokade sudah cukup untuk memahamkan bahwa blokade adalah sebuah sarana yang  gagal dan sia-sia. Blokade tidak bisa mereduksi kekuatan tempur (Yaman) sedikit pun, bahkan justru meningkatkannya,”tandas al-Ezzi.

Koalisi Saudi selalu menuduh Iran adalah pihak yang mengirim rudal dan drone untuk Ansharullah. Tudingan ini serentak ditepis oleh Teheran dan Sanaa. (af/fars)

Baca Juga:

Kenapa Teror Yahya al-Sinwar Jadi Prioritas Israel?

[Video] Presiden AS Tertidur Ketika PM Israel Usulkan Pembentukan “NATO” Anti-Iran

DISKUSI: