Sanaa Beberkan Peran AS dalam Melibatkan Kelompok Teroris di Yaman

0
339

Sanaa,LiputanIslam.com– Kemendagri Pemerintahan Keselamatan Nasional Yaman memublikasikan informasi terkait pergerakan kelompok-kelompok radikal di utara dan selatan negara tersebut, termasuk peran AS dalam menggerakkan mereka.

Portal berita al-Bawwabah al-Ikhbariyah al-Yamaniyah melaporkan, hal ini berbarengan dengan kontrol Pasukan Sanaa atas pangkalan-pangkalan militer dan basis strategis di Ma’rib. Kelompok-kelompok radikal sekutu Koalisi Saudi adalah salah satu elemen utama konflik di kawasan di timur laut Yaman tersebut.

Jubir Kemendagri Yaman, Abdulkhaliq al-Ajri menyatakan bahwa dua cabang dari al-Qaeda sudah terjun dalam pertempuran di Yaman sejak lama.

“Agen-agen keamanan yang berafiliasi kepada Kemendagri telah melacak kontak para pemimpin al-Qaeda di Aden dengan para anggota mereka yang tengah bertempur di Ma’rib,” tutur al-Ajri.

Menurut al-Ajri, ada 85 pemimpin asing dalam barisan al-Qaeda di Ma’rib. Sebagian dari mereka, imbuhnya, berhubungan langsung dengan AS; pihak yang sudah diketahui bahwa ia berperan dalam memprovokasi kelompok-kelompok teroris.

Sejak hari pertama agresi ke Yaman, al-Qaeda dan ISIS sudah terlibat dan berpihak di Koalisi Saudi. Sepanjang berlangsungnya agresi, al-Qaeda bertempur melawan Tentara dan Komite Rakyat Yaman di berbagai provinsi. Senjata-senjata dari Barat dipasok secara terang-terangan kepada kelompok teroris tersebut.

Saat ini, Partai al-Islah, al-Qaeda, dan ISIS bergabung di Ma’rib untuk mempertahankan ideologi takfiri mereka. Provinsi Ma’rib adalah benteng terakhir mereka. AS dan para sekutunya tidak suka jika Ma’rib dibebaskan. Ini pertanda bahwa mereka mendukung kelompok-kelompok takfiri itu. Satu hal lagi, ini juga menunjukkan bahwa kelompok-kelompok ekstremis ini diciptakan Washington sendiri untuk melayani kepentingannya. (af/fars)

Baca Juga:

Ansarullah Yaman Lancarkan Serangan Drone ke Bandara Abha Arab Saudi

Pasukan Ansarullah Dekati Pusat Kota Ma’rib Sejarak 6 Kilometer

DISKUSI: