Rusia Veto Resolusi Pengiriman Bantuan ke Suriah Tanpa Koordinasi dengan Damaskus

0
148

Damaskus,LiputanIslam.com-Moskow pada hari Selasa (7/7) telah memveto sebuah resolusi dari Dewan Keamanan PBB. Resolusi itu berisi perpanjangan pengiriman bantuan kemanusiaan ke Suriah tanpa perlu berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat.

Sama seperti Rusia, China juga memveto resolusi yang berlawanan dengan kedaulatan Suriah tersebut.

Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov pada hari Selasa kemarin juga berbincang dengan kolega Jermannya, Heiko Maas, terkait masalah Timur Tengah, terutama perkembangan di Suriah.

Dalam kontak telepon itu, kedua menteri membahas masalah yang berkaitan dengan bantuan kemanusiaan untuk semua warga Suriah di seluruh titik negara tersebut, tanpa adanya politisasi, diskriminasi, atau pengajuan prasyarat.

Lavrov dan Maas saling memaparkan pandangan-pandangan mereka tentang isu-isu yang dibahas di Dewan Keamanan, yaitu yang berkaitan dengan mekanisme distribusi bantuan melalui perbatasan Suriah.

Lavrov menegaskan, pengiriman bantuan kemanusiaan ke Suriah harus selaras dengan situasi lapangan dan barometer hak asasi manusia. Dengan demikian, kata Lavrov, semua bantuan kemanusiaan ini mesti dilakukan melalui koordinasi dengan Damaskus.

Lavrov menyinggung dampak negatif dari sanksi-sanksi ekonomi ilegal yang diberlakukan AS dan Uni Eropa atas Suriah. Meski Sekjen PBB sudah menginginkan agar pembatasan-pembatasan atas Damaskus dikurangi, terutama di masa pandemi Corona, Lavrov menyayangkan bahwa sanksi-sanksi itu masih saja diberlakukan. (af/fars)

Baca Juga:

Jenderal Qaani, Sang Penerus Jenderal Soleimani, Sedang Berada di Suriah, Pertanda Apa?

Moskow Pastikan UU Caesar Tak Pengaruhi Kerjasama Militer Rusia  dengan Suriah

DISKUSI: