Rusia Tak Berencana Bentuk Koalisi Militer dengan China

0
419

Moskow,LiputanIslam.com-Menlu Rusia Sergey Lavrov menegaskan bahwa Rusia dan China tidak butuh membentuk aliansi militer seperti NATO.

“Biasanya orang-orang kerap menyebar gosip soal dibentuknya aliansi militer oleh Rusia dan China. Padahal dalam salah satu perjanjian tingkat tinggi antara dua negara, telah disebutkan bahwa hubungan Rusia-China bukan hubungan militer. Moskow dan Beijing tidak mencari tujuan semacam ini,” tandas Lavrov saat diwawancarai Kanal 1 Televisi Rusia.

Menlu Rusia mengatakan, Moskow siap berunding dengan Uni Eropa terkait sejumlah kritik terhadap Rusia.

Lavrov mengingatkan, hubungan Rusia dan Uni Eropa tidak dibangun dalam tempo singkat. Sebab sebelum terjadinya perubahan pada Pemerintahan Ukraina tahun 2014, Rusia dan Uni Eropa mengadakan pertemuan tingkat Kepala Negara dua kali dalam setahun.

Kini hubungan Rusia-Uni Eropa telah merosot drastis ke titik terbawah. Lavrov sendiri menyatakan bahwa Moskow tidak bertanggung jawab atas hubungan yang sudah musnah ini.

Menlu Rusia lalu menyinggung penghinaan Presiden AS, Joe Biden kepada Presiden Vladimir Putin. Ia berkata, ”Balasan Putin kepada statemen Biden adalah jawaban diplomatis dan bernada sindiran.”

“Kami prihatin bahwa pihak AS menolak tawaran Putin untuk melakukan dialog live dengan Biden,” lanjut Lavrov.

“Saya tegaskan kembali bahwa pernyataan Biden sangat menjijikkan dan tidak bisa diterima,”tandasnya. (af/alalam)

Baca Juga:

Begini Cara Putin Tanggapi Hinaan Biden kepada Dirinya

Saree: Yaman Lancarkan Serangan Drone ke Pangkalan Raja Khalid Saudi

DISKUSI: