Rusia Anggap Iran Lebih dari Sekadar Mitra

0
483

Moskow,LiputanIslam.com-Seorang pakar Rusia, Andrey Ontikov menyatakan, kunjungan Presiden Iran Ebrahim Raisi ke Moskow adalah sebuah kunjungan unik dan istimewa, sebab ia bukan hanya bertemu dengan Presiden Vladimir Putin saja, tapi juga berpidato di Majelis Duma, yang merupakan sebuah kejadian langka.

“Para petinggi Rusia memandang Iran sebagai sekutu, yang ini juga merupakan hal langka. Sebab Rusia hanya menyebut negara-negara sahabat sebagai mitra. Sebutan sebagai sekutu menunjukkan substansi hubungan Moskow dan Teheran,” jelas Ontikov saat diwawancarai Fars.

“Dua negara ini menyepakati banyak hal. Juga ada kerja sama bilateral berkelanjutan, yang tercermin dalam besarnya nilai transaksi dagang antara kedua negara,” imbuhnya.

Menurutnya, kedua negara ini juga dipersatukan dalam menyikapi sejumlah isu internasional dan regional, seperti isu Suriah. Berkat kerja sama Moskow dan Teheran, Damaskus mampu mempertahankan kedaulatan Suriah di hadapan rongrongan kelompok-kelompok teroris.

Ontikov juga menyinggung perundingan nuklir di Wina dan berkata, Rusia dan China bertindak sebagai perisai di hadapan tantangan-tantangan Barat, sebab dua negara ini berada di pihak Iran dalam perundingan Wina.

Soal latihan perang gabungan Rusia, Iran, dan China, Ontikov berkata, ”Latihan ini menunjukkan dalamnya hubungan ketiga negara. Bergabungnya Iran ke Organisasi Kerja Sama Shanghai menjelaskan pentingnya organisasi ini di level Kawasan, juga dalam hubungan dengan Rusia dan China.” (af/fars)

Baca Juga:

Rusia, China dan Iran Gelar Latihan Militer di Samudra Hindia

Riyabkov: Rusia Tak Takut kepada Siapa pun, Termasuk AS

DISKUSI: