Raja Salman Berambisi Besar Pertemukan Anaknya dengan Biden

0
285

Riyadh,LiputanIslam.com-Sebuah dokumen rahasia bertanggal  25 Sya’ban 1442 (8 April 2021) membocorkan, Dewan Menteri Saudi yang diketuai Raja Salman bin Abdulaziz menginstruksikan pengkhususan sumber dana guna menyiapkan pertemuan Presiden AS Joe Biden dengan Putra Mahkota Saudi Muhammad bin Salman.

Dalam dokumen yang dipublikasikan situs Mejhar al-Jazeera itu disebutkan, Dubes Saudi untuk AS mengabarkan bahwa Kemenlu AS menolak Putra Mahkota Saudi berkunjung ke Washington dan bertemu dengan Biden. Sebab itu, Dewan Menteri Saudi menyetujui saran Dewan Politik dan Keamanan untuk membentuk tim pakar. Tim ini akan menggunakan sumber-sumber finansial Saudi di AS untuk menekan Kemenlu AS melalui sahabat dan sekutu Riyadh.

Berdasarkan keputusan Dewan Menteri Saudi, tim pakar ini bertugas untuk melobi dan menekan Kemenlu AS. Tujuannya adalah agar Washington menyetujui lawatan Bin Salman ke AS atau memfasilitasi kunjungan Biden ke Saudi.

New York Times pada tanggal  17 Februaria mengabarkan, hubungan strategis AS-Saudi akan berlanjut di masa Biden. Namun hubungan itu tidak akan sama seperti era Trump. Harian AS itu menyebut bahwa era kekebalan penuh Bin Salman telah berakhir.

Kasus pembunuhan Jamal Khashoggi adalah salah satu faktor mengeruhnya hubungan Biden dengan Bin Salman. Kendati laporan intelijen AS telah membongkar peran Putra Mahkota Saudi dalam teror tersebut,Presiden Biden tidak bersedia menjatuhkan sanksi atas Bin Salman. (af/fars)

Baca Juga:

Serangan Drone Ansarullah Tewaskan dan Lukai Puluhan Pasukan Saudi Dekat Perbatasan

Adakan Konferensi Pers Pertama, Sayid Raisi Pastikan Tak akan Adakan Pertemuan dengan Biden

DISKUSI: