Putin: Rusia Negara Pertama yang Miliki Rudal Hipersonik Lintas Benua

0
171

Moskow,LiputanIslam.com-Vladimir Putin dalam pertemuan dengan petinggi militer menyatakan, Rusia adalah satu-satunya negara yang saat ini memiliki perangkat perang hipersonik.

Dilansir oleh LBC, Putin mengatakan bahwa tak seperti dahulu, saat bersaing dengan AS, Rusia untuk pertama kalinya telah mencapai level tinggi dalam merancang persenjataan baru.

Di masa Perang Dingin, kata Putin, Uni Soviet tertinggal dari AS dalam pembuatan bom atom, pesawat pengebom, dan rudal-rudal lintas benua.

“Kita telah sampai pada kondisi istimewa dalam sejarah kontemporer. Sekarang AS-lah yang ingin menyusul kita. Tak ada negara yang memiliki senjata hipersonik, apalagi senjata hipersonik yang bisa melintasi benua,”kata Putin.

Presiden Rusia lalu menyinggung pengoperasian rudal-rudal hipersonik Avangard dan Kinzhal oleh tentara Negeri Beruang Merah.

Menurutnya, rudal lintas benua Avangard sanggup terbang melebihi atmosfer dengan 20 kali kecepatan suara, juga mampu lolos dari sistem pertahanan udara mana pun di dunia.

Sedangkan rudal Kinzhal diklaim Putin memiliki 10 kali kecepatan suara, berdaya jangkau lebih dari 2000 km, dan sanggup membawa hulu ledak nuklir atau konvensional.

Putin menilai, penguatan tentara NATO di perbatasan barat Rusia dan keluarnya AS dari konvensi rudal jarak menengah tahun 1987 adalah “ancaman keamanan utama” bagi Rusia. Sebab itu, kata Putin, Rusia mesti memiliki senjata terbaik di dunia.

“Ini bukan seperti permainan catur, yang hasil seri dianggap sebagai hasil bagus. Teknologi kita harus menjadi terbaik, dan kita bisa berhasil dalam sektor ini,”ujarnya.

Rudal-rudal hipersonik yang bisa terbang di ketinggian rendah sanggup mengelabui sistem-sistem pertahanan udara. Berdasarkan perhitungan angkatan udara AS, waktu yang dibutuhkan untuk bereaksi terhadap rudal balistik berjangkau 3000 km adalah 12 menit. Namun di hadapan sebuah rudal hipersonik, sistem pertahanan hanya punya waktu 6 menit untuk merespon serangan. (af/alalam)

Baca Juga:

Mengutil Buku Seharga 10 Dolar, Dubes Meksiko Mengundurkan Diri

Pompeo Minta Eropa Akui Pemukiman Yahudi

DISKUSI: