Washington,LiputanIslam.com-Dalam sebuah wawancara di hari Minggu (22/12), menlu AS menyarankan agar negara-negara Eropa mengakui pemukiman Yahudi yang dibangun di Tepi Barat sebagai bagian dari wilayah Israel.

Beberapa pekan lalu, Mike Pompeo mengumumkan bahwa Donald Trump tidak lagi menganggap pemukiman Yahudi di Tepi Barat sebagai tindakan ilegal. Padahal sebelum ini, AS (yang dikenal sebagai pendukung Israel) selalu menentang pembangunan pemukiman itu, setidaknya di atas kertas.

Saat wawancara dengan radio CNN, Pompeo membela keputusan baru Washington tersebut. Saat disinggung soal penentangan Uni Eropa terhadap kebijakan ini, Pompeo melayangkan kritik terhadap Federica Mogherini (mantan penanggung jawab luar negeri Uni Eropa) atas penentangan tersebut.

Menurut Pompeo, Washington meyakini bahwa interpretasi Eropa terkait pemukiman Yahudi tidak tepat. Sebab itu, Eropa diharapkan memiliki interpretasi serupa dengan AS dalam masalah ini.

“Saya berharap, semua negara dunia, termasuk anggota Uni Eropa dan Uni Eropa sendiri, mengakui hak Israel atas tanah ini (Tepi Barat),”ujar Pompeo.

Dia mengatakan, semua pihak harus memahami “kekhawatiran-kekhawatiran keamanan” Israel. Pompeo mengklaim, sikap Washington terkait konflik Palestina-Israel adalah “sikap konstruktif” yang akan berujung pada perdamaian. (af/fars)

Baca Juga:

Iran Tuding Israel dan Saudi Gerakkan Demo di Libanon

Mantan Kepala Mossad: Citra Israel Sudah Ternoda

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*