Berupaya Intervensi, Menlu Saudi Tuntut Penyelidikan Independen Terkait Ledakan Beirut

0
59

Beirut,LiputanIslam.com-Menlu Saudi, Faisal bin Farhan, merilis statemen yang mengesankan intervensi Riyadh dalam urusan Lebanon. Dia menuntut untuk mengadakan investigasi “transparan dan independen” terkait tragedi ledakan di pelabuhan Beirut.

Dalam konferensi virtual “Bantuan dan Dukungan untuk Rakyat Lebanon” yang diadakan Minggu (9/8) kemarin, Faisal mengaku bahwa Saudi adalah salah satu negara yang telah mengirim bantuan ke Lebanon. Konferensi ini adalah inisiatif dari Presiden Prancis Emmanuel Macron.

Sejalan dengan media-media Rezim Zionis, media-media Saudi dalam lima hari terakhir merilis kabar-kabar dusta, yang tujuannya adalah mengesankan Pemerintahan PM Hassan Diab dan Hizbullah sebagai dalang di balik musibah Beirut.

Padahal, para pejabat hukum dan keamanan Lebanon mengaitkan bencana ini dengan kegegabahan dan kecerobohan dalam menyimpan bahan nitrat amonium di gudang pelabuhan Beirut.

Menteri Keuangan Lebanon Ghazi Wazni pada hari Sabtu (8/8) menyatakan, negaranya menghadapi “sebuah bencana kemanusiaan, sosial, dan ekonomi.” Ia menegaskan, kebutuhan terpenting Lebanon saat ini adalah obat-obatan, makanan, dan bahan bangunan.

PM Lebanon Hassan Diab juga mengatakan, krisis saat ini tidak bisa diatasi tanpa dilangsungkannya pemilu legislatif dini. Dia menghendaki agar pemilu ini diselenggarakan dalam dua bulan mendatang. (af/fars)

Baca Juga:

Sekjen Hizbullah Serukan Penyelidikan Transparan atas Ledakan Beirut

Tunjukkan Solidaritas kepada Lebanon, Macron Dituding Hipokrit

DISKUSI: