Poros Resistansi Palestina: Kami akan Paksa Israel Kabulkan Tuntutan Rakyat

0
206

Gaza,LiputanIslam.com-Sebuah sumber di Staf Komanda Faksi Perlawanan Palestina menyatakan, proyek Menlu Israel Yair Lapid, yang dinamakan “Ekonomi untuk Keamanan”, tidak memiliki urgensi sama sekali bagi Palestina.

Berdasarkan kutipan kantor berita SAMA dari sumber tersebut, faksi-faksi Resistansi tidak akan membiarkan proyek semacam ini dijalankan oleh Rezim Zionis. Poros Perlawanan juga membantah bahwa pihaknya ditawari proyek itu oleh para mediator.

Sumber ini menegaskan, tujuan dari proyek ini adalah melucuti senjata faksi-faksi Resistansi dan menyudutkan kubu Resistansi dengan isu-isu nasional, juga mengaitkan prinsip-prinsip isu Palestina dengan masalah-masalah ekonomi.

Menurutnya, kubu Resistansi akan mengambil hak-hak bangsa Palestina dengan cara yang sudah biasa diterapkan, yang akan memaksa Rezim Zionis memenuhi syarat-syarat Palestina.

Saat ini, imbuhnya, Rezim Zionis terpaksa memberikan sejumlah kelonggaran akibat tekanan faksi-faksi Perlawanan. Israel terpaksa mundur dari tindakan-tindakannya sebelum ini dan menjalankan apa yang dikehendaki kubu Resistansi.

Sumber ini menyatakan, pesan kubu Resistansi kepada pihak Zionis akan disampaikan dalam waktu yang tepat. Sebab, Resistansi hanya menganggap semua kelonggaran saat ini sebagai titik awal belaka.

“Jika Israel tidak mencabut blokade secara penuh, ia akan dipaksa mencabut blokade dengan serangan dan cara yang digunakan Resistansi,”tandasnya.

Ia menegaskan, Resistansi akan berupaya agar para tawanan ditukar secara terhormat. Rezim Zionis juga tak akan dibiarkan menjalankan proyeknya. Seperti sebelum-sebelumnya, Rezim Zionis juga akan menemui kegagalan.

Ia mengingatkan, proyek-proyek seperti Kesepakatan Abad Ini dan normalisasi dengan negara-negara Arab sudah gagal. Menurutnya, normalisasi mengincar Resistansi sebagai target, tapi gagal berkat perjuangan rakyat Palestina. (af/fars)

Baca Juga:

Imam Besar Al-Azhar Serukan Kepedulian Umat Islam kepada Isu Palestina

Ayatullah Khamenei: Di Gelanggang Olah Ragapun Jangan Akui Israel

DISKUSI: