Pompeo Minta Pemerintah AS Lindungi Dirinya dan Trump dari Ancaman Iran

0
516

Washington,LiputanIslam.com-Mantan Menlu AS Mike Pompeo mengkhawatirkan keselamatan nyawanya dan mantan atasannya, Donald Trump, menyusul ancaman pembalasan yang dilontarkan Iran.

Seperti diketahui, Pompeo dan Trump dianggap terlibat dalam serangan teror yang menewaskan Jenderal Qassem Soleimani pada awal tahun 2020 silam.

Pompeo dalam wawancara dengan Fox News meminta dari Pemerintahan Joe Biden untuk melindungi dirinya dan mereka yang terlibat dalam teror tersebut.

“Sayangnya ada banyak ancaman di berbagai penjuru dunia (terhadap AS). Anda benar soal ancaman yang berasal dari Iran. Ancaman-ancaman ini belum pernah ada sebelumnya…Mereka (Iran) ingin memobilisasi satu per satu Muslim di dunia untuk membunuh Presiden Trump dan saya. Hal ini belum pernah terjadi sebelumnya dan benar-benar sebuah bahaya dan risiko keamanan,”ujar Pompeo.

Dalam peringatan gugurnya Syahid Soleimani hari Senin 3 Januari lalu, Raisi berkata kepada AS,”Hajj Qassem Soleimani adalah tamu resmi PM Irak. Kalian telah menodai kehormatan Irak dan meneror sebuah bangsa, bukan hanya satu orang. Apa yang harus dilakukan terhadap kejahatan mengerikan yang sangat berat ditanggung Umat Islam ini? Pembunuh dan penjahat asli, Presiden AS saat itu (Trump) harus dihukum dan dieksekusi. Hukum Allah harus diberlakukan atas dirinya.”

“Jika mekanisme pengadilan adil terhadap Trump, Pompeo, dan para penjahat lain bisa dijalankan, dan mereka mendapatkan hukuman setimpal, maka itu hal bagus. Jika tidak, yakinlah bahwa kami akan mengatakan kepada semua pejabat AS bahwa pembalasan dendam akan dilakukan oleh umat,”imbuhnya. (af/fars)

Baca Juga:

Tanggapi Jatuhnya Helikopter Israel, Pasukan Iran: “Darah Dibalas Darah!”

Presiden Iran: Jenderal Soleimani Sebuah Aliran, AS Melemah di Timteng, Poros Resistensi Berjaya

DISKUSI: