Mantan Kepala Mossad: Citra Israel Sudah Ternoda

0
130

TelAviv,LiputanIslam.com-Mahkamah Pidana Internasional (ICC) pada hari Jumat (20/12) lalu mengumumkan akan menyelidiki kejahatan perang Israel di Gaza dan Tepi Barat. Keputusan ini tak ayal mencengangkan para pejabat dan petinggi militer Rezim Zionis.

Dilansir oleh Sputnik, Danny Yatom (mantan direktur Mossad) menyatakan, keputusan ICC ini adalah pertanda bahwa citra Israel telah ternoda.

Yatom lalu mengkritik kebijakan negara-negara  yang merugikan Israel. Contohnya adalah kebijakan pengadilan tinggi Eropa yang mewajibkan perusahaan Israel menempelkan stiker ‘made in Israel’ di produk-produk mereka. Padahal, dia mengklaim, biro intelijen Israel telah membantu mereka mencegah sejumlah aksi terorisme.

“Sebagai contoh, kami tidak menghukum negara yang memaksakan pembatasan atas produk-produk Israel. Ketika masalah keamanan dan keselamatan nyawa mengemuka, Israel tetap bekerjasama dengan negara-negara asing itu, tanpa melihat sikap politik mereka,”ujarnya.

Yatom mengklaim, semua ‘budi’ Israel ini tampaknya tak berpengaruh banyak pada negara-negara tersebut. Dengan begitu, kredibilitas Israel sudah jatuh di mata dunia.

Mantan kepala Mossad mencontohkan, pada tahun 2003 lalu, sebuah penelitian terhadap 7.500 orang di 15 negara anggota Uni Eropa menunjukkan, warga Eropa menganggap Israel sebagai ancaman stabilitas dunia, bahkan melebihi Iran, Korut, dan AS.

Penelitian lain pada tahun 2014 juga menunjukkan, mayoritas penduduk Asia, Eropa, dan Amerika Latin berpandangan negatif terhadap Rezim Zionis.

Pada bulan Januari tahun depan, Uni Eropa akan mengadakan pertemuan tingkat menlu untuk membahas konflik Palestina-Israel. Badan ini juga akan mengadakan pemungutan suara untuk mengakui pemerintahan Palestina. (af/alalam/fars)

Baca Juga:

Pengkhianatan Arab Teluk atas Palestina

Hamas Memulai dengan Batu dan Kini Menggunakan Rudal

DISKUSI: